Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mohammad Mokhber Ambil Alih Posisi Presiden Iran Setelah Kematian Raisi

📅 Senin, 20 Mei 2024, 13:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mohammad Mokhber Ambil Alih Posisi Presiden Iran Setelah Kematian Raisi Doc: news of bahrain
Ket. Wakil presiden pertama Iran, Mohammad Mokhber, diperkirakan akan mengambil alih kursi kepresidenan.

TEHERAN - Wakil presiden pertama Iran, Mohammad Mokhber, diperkirakan akan mengambil alih kursi kepresidenan setelah kematian Ebrahim Raisi dalam kecelakaan helikopter saat negara itu bersiap untuk mengadakan pemilu dini.

Konstitusi Iran menetapkan wakil presiden pertama mengambil alih "jika presiden meninggal, dipecat, mengundurkan diri, tidak hadir atau sakit selama lebih dari dua bulan".

Raisi, yang meninggal pada hari Minggu (19/5) bersama Menteri Luar Negeri Hossein Amir-Abdollahian dan pejabat lainnya, mendekati akhir masa jabatan empat tahun pertamanya sebagai presiden.

Penunjukan sementara Mokhber memerlukan persetujuan dari pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang memiliki keputusan akhir dalam semua urusan negara.

Pemilihan presiden untuk memilih pengganti permanen akan diadakan dalam waktu 50 hari, menurut konstitusi.

Sebuah dewan yang terdiri dari ketua parlemen, ketua peradilan dan wakil presiden akan ditugaskan untuk mengatur pemungutan suara nasional.

Mokhber (68) diangkat menjadi wakil presiden saat Raisi mulai menjabat pada Agustus 2021.

Wakil presiden tersebut lahir di kota Dezful di provinsi barat daya Khuzestan, di mana ia memegang beberapa posisi resmi.

Selama bertahun-tahun sejak 2007, Mokhber memimpin Eksekusi Perintah Imam Khomeini, sebuah organisasi pemerintah yang bertugas mengelola properti yang disita setelah revolusi Islam tahun 1979.

Yayasan ini, yang didirikan pada tahun 1980-an, selama bertahun-tahun telah berkembang menjadi konglomerat ekonomi negara yang besar dengan saham di berbagai sektor.

Warga Iran datang ke tempat pemungutan suara untuk pemilihan presiden setiap empat tahun sekali sejak pemilu pertama republik Islam tersebut pada tahun 1980.

Konstitusi menetapkan batasan dua masa jabatan bagi presiden Iran.

Posisi perdana menteri tidak ada di Iran, dan presiden - dibantu oleh beberapa wakil presiden - bertanggung jawab untuk menunjuk dan mengarahkan kabinet.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.