Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dua Juta Pemudik Diprediksi Masuk Bantul pada Momen Lebaran 2025

📅 Selasa, 25 Mar 2025, 14:12 WIB | Oleh:
Dua Juta Pemudik Diprediksi Masuk Bantul pada Momen Lebaran 2025 Doc: antara foto
Ket. Kepala Dinas Perhubungan Bantul Singgih Riyadi di Bantul

BANTUL - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memprediksi sebanyak dua juta orang pemudik masuk daerah ini selama perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

Kepala Dinas Perhubungan Bantul Singgih Riyadi di Bantul, Selasa, mengatakan prediksi kendaraan yang masuk wilayah DIY pada momen Idul Fitri 1446 Hijriah sebanyak 1,4 juta kendaraan, dan yang masuk Kabupaten Bantul diperkirakan sebanyak 726.360 kendaraan.

"Sehingga mobilitas pemudik kurang lebih sekitar dua juta orang dengan asumsi satu kendaraan mengangkut tiga orang. Jadi mobilitas orang kurang lebih dua juta orang yang masuk ke Bantul," katanya.

Dia mengatakan, dalam menghadapi peningkatan volume kendaraan pemudik, Dishub menyiapkan beberapa langkah antisipasi diantaranya dengan mendirikan beberapa posko di beberapa lokasi selama dua minggu mulai H-7 sampai H+7 Lebaran.

"Posko tersebut ada di Klangon Sedayu, kemudian di bundaran Jalan Raya Srandakan, Posko Induk Gabusan, Posko Druwo, Posko di wilayah Parangtritis dan simpang tiga Piyungan," katanya.

Menurut dia, posko tersebut didirikan secara terpadu bersama instansi gabungan dari unsur TNI, Kepolisian Resor (Polres), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan unsur unsur lain termasuk Palang Merah Indonesia (PMI) Bantul.

"Dan kemudian pada 29 Maret nanti kami akan melakukan peninjauan posko bersama Bupati dan Wakil Bupati dan tim forkopimda, untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana pengaturan arus mudik," katanya.

Dia juga mengatakan, dalam memastikan kondisi kesehatan supir bus dan angkutan Lebaran, pihaknya bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap awak angkutan di beberapa terminal wilayah Bantul.

"Ada dua terminal yang jadi sasaran pemeriksaan kesehatan awak angkutan, yaitu di Terminal Palbapang dan Terminal Imogiri. Kemudian kami akan melaksanakan cek narkoba bagi awak angkutan yang kita pusatkan di terminal Imogiri," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

33 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

36 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

58 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.