Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DKI Mulai Periksa Kesehatan dan Kelayakan Hewan Kurban

📅 Senin, 20 Mei 2024, 15:59 WIB | Oleh:
DKI Mulai Periksa Kesehatan dan Kelayakan Hewan Kurban Doc: ANTARA/Aprillio Akbar
Ket. Arsip foto - Dokter hewan (kiri) memeriksa kesehatan mulut sapi kurban di tempat penampungan hewan kurban kawasan Kuningan, Jakarta, Jumat (23/6/2023). Sudin Suku Dinas (Sudin) Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan melakukan pemeriksaan tersebut bertujuan untuk menjamin kesehatan hewan kurban yang dijual di Jakarta terbebas dari Penyakit Mulut Kuku (PMK) dan Lumpy Skin Disease (LSD).

Jakarta, 20/5 (ANTARA) - Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta mulai memeriksa kesehatan dan kelayakan ribuan hewan kurban yang masuk ke Jakarta menjelang Idul Adha 1445 Hijriah.

"Sampai 20 Mei 2024, sebanyak 2.487 ekor hewan yang masuk ke Jakarta telah diperiksa kesehatannya untuk memastikan seluruhnya aman dikonsumsi saat Idul Adha 1445 Hijriah," kata Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta Suharini Eliawati saat dihubungi di Jakarta, Senin.

Suhari menyebutkan, dalam rangka pengendalian Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS), pemeriksaan kesehatan dan kelayakan hewan kurban mencakup kondisi fisik dan kecukupan umur di Tempat Penampungan Hewan Kurban (TPnHK) di lima wilayah Kota Administrasi DKI Jakarta.

Sebanyak 1.859 hewan kurban yang diperiksa tersebut terdiri dari 2.150 sapi, 17 kerbau dan 320 kambing atau domba. Hewan kurban itu berasa dari Lampung, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Bali dan Nusa Tenggara Barat.

"Apabila ada hewan yang sakit, petugas akan memberikan layanan pengobatan secara gratis," ujar Suharini.

Selain pemeriksaan kesehatan dan kelayakan hewan kurban, petugas Dinas KPKP DKI Jakarta juga melaksanakan pemeriksaan dokumen lalu lintas, pengawasan terkait kelayakan TPnHK
mencakup sarana pemeliharaan seperti atap peneduh, pagar pengaman, kandang karantina dan isolasi.

Lalu, melaksanakan pengebalan populasi terhadap ternak ruminansia di DKI Jakarta dengan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), "Lumpy Skin Disease" (LSD) dan antraks.

Pemeriksaan kesehatan hewan kurban dilaksanakan bekerjasama dengan petugas gabungan yang terdiri atas unsur Dinas KPKP, Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor (FKH IPB), Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) DKI Jakarta dan Kementerian Pertanian.

"Kegiatan ini terus berlanjut seiring dengan kedatangan hewan kurban lainnya yang masuk ke DKI Jakarta," kataSuharini.

Beberapa upaya yang dilakukan seperti menerapkan prosedur lalu lintas hewan kurban sesuai Peraturan Menteri Pertanian RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang Tata Cara Pengawasan Lalu Lintas Hewan, Produk Hewan, dan Media Pembawa Penyakit Hewan Lainnya di Dalam Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dinas KPKP DKI Jakarta memperkirakan sekitar 63 ribu hewan kurban dari berbagai daerah masuk ke Jakarta menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
Trump Isyaratkan Negosiasi ...
Megapolitan
Selama Agustus, DKP Tangera...

Pekan Pertama Agustus, Harga Bensin Turun

1 jam lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Pekan Pertama Agustus, Harg...
Megapolitan
Gardu Induk Gandul Sudah Pu...
Ekonomi
Pemerintah Dorong Lahirnya ...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.