Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo Surabaya

📅 Selasa, 21 Apr 2026, 22:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo Surabaya Doc: Antara
Ket. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau salah Jalan Stasiun Wonokromo yang kerap macet saat jam berangkat dan pulang kerja, Selasa (21/4/2026).

Surabaya - Pemerintah Kota Surabaya mengembalikan fungsi Jalan Staisun Wonokromo Surabaya yang selama ini sempit dan kerap menimbulkan kemacetan terutama pada saat jam-jam masuk dan pulang kerja.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Kota Surabaya, Selasa, mengatakan Pemerintah Kota Surabaya melakukan pengaspalan dan pelebaran Jalan Stasiun Wonokromo untuk mengembalikan fungsi jalan yang sebelumnya tidak digunakan sebagaimana mestinya serta untuk mengurai kemacetan yang sering terjadi lokasi tersebut.

"Jalan ini kita aspal sehingga jalur di sini lebih lebar untuk mengurai kemacetan yang dari arah Jagir maupun dari arah Hotel Novotel. Karena kan biasanya bisa macet sampai di sana sampai ke arah traffic light ini," katanya.

Ia mengatakan, Pemerintah Kota Surabaya juga berkoordinasi dengan PT KAI terkait pengaturan lalu lintas dan jadwal keberangkatan kereta api yang melintas di Stasiun Wonokromo.

"Saya juga minta, koordinasi dengan Pak Suyoto, Kepala Stasiun Wonokromo untuk menghitung jam berapa kereta yang lewat sini. Maka, satu menit sebelum kereta lewat sudah (dinyalakan) lampu merah, kalau sudah lampu merah, maka tidak ada lagi ekor (kendaraan yang melintas)," ujarnya.

Pemkot Surabaya, kata dia, juga berkoordinasi dengan PT KAI terkait punden atau makam yang lokasinya berada di dekat area Stasiun Wonokromo.

"Karena ini pundennya orang Wonokromo, jadi nanti pundennya akan saya kasih pintu. Untuk keselamatan warga, nanti punden itu akan kami beri (pembatas) dinding, jadi warga yang masuk ke dalam punden tidak bisa menyeberang ke rel kereta api," tuturnya.

Sementara itu, lanjut dia, pedagang pasar tumpah yang biasa berjualan di kawasan Jalan Stasiun Wonokromo saat malam hari, telah dipindahkan ke tempat lain seperti Sentra Wisata Kuliner (SWK) dan fasilitas tempat untuk berjualan milik Pemkot lainnya.

"Jadi bu camat sudah mengkoordinasikan itu. Kalau enggak, jalan ini macet terus," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Final Ideal Piala AFF, Vietnam Bersiap Ngluruk ke Thailand
    Preview komentar:
    skuad "gajah perang" sepertinya unggul, mrk diuntungkan sbg ...
  • Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah menargetkan 100 GW tenaga surya ...
  • Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro
    Preview komentar:
    Kebijakan strategis Bapanas mengusulkan tambahan 150 ribu ton ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Advertisement
hut ri 81
Advertisement
hut ri 81
Selamatkan Anak Didik dari Kabut Asap Karhutla, Sekolah di Pontianak Diminta Belajar secara Daring

Selamatkan Anak Didik dari Kabut Asap Karhutla, Sekolah di Pontianak Diminta Belajar secara Daring

21 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.