Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BMKG Ingatkan Warga untuk Waspada Potensi Hujan Lebat Melanda Seluruh Papua

📅 Senin, 20 Mei 2024, 07:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Ingatkan Warga untuk Waspada Potensi Hujan Lebat Melanda Seluruh Papua Doc: ANTARA/HO-BNPB
Ket. Warga korban banjir bergotong royong menyeberangkan kendaraan mereka menggunakan rakit anyaman dari bambu dan kayu di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Jumat (10/5/2024).

Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menerbitkan status waspada potensi hujan lebat atau cuaca ekstrem melanda seluruh daerah dari enam provinsi di Papua sepanjang hari ini.

Dalam laman resmi BMKG yang dikutip di Jakarta, Senin, keenam daerah berstatus waspada itu meliputi Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

Hasil analisa cuaca BMKG diketahui sebagian besar daerah di Papua akan berawan pada pagi hari dan hujan intensitas ringan dengan suhu 23-31 Celsius dan kelembapan 65-95 persen, Asmat, Biak Numfor, Boven Digoel - Tanah Merah, Jayawijaya, Intan Jaya, Jayapura, Puncak Jaya, Puncak, Yalimo, Yahukimo hingga Marauke, dan Mimika.

Hujan intensitas ringan - sedang akan melanda sejumlah daerah di Papua pada siang-sore dan malam,Memberamo Raya, Asmat, Biak Numfor, Jayawijaya, Pegunungan Bintang, Sarmi, Tolikara, hingga Supiori, masing-masing dengan suhu 16-26 Celcius dan kelembapan 65-95 persen.

Peringatan dini waspada dampak hujan dengan intensitas sedang - lebat juga diprakirakan melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Kalimantan Utara, Maluku dan Maluku Utara.

Sementara untuk wilayah DKI Jakarta, sebagian besar cerah berawan pada pagi hingga siang hari, dengan kelembaban 60-95 persen pada malam hari, dan bersuhu 24-32 derajat Celcius.

Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo mengatakan timnya juga mendeteksi selama sepekan ke depan adanya potensi banjir rob pada sejumlah wilayah.

Banjir rob itu teramati berpotensi melanda, antara lain Pesisir Jakarta (Muara Baru, Jakarta Utara) 21-29 Mei 2024, Pesisir Sumatera Utara (Belawan dan sekitarnya) 21-27 Mei 2024, Pesisir Kepulauan Riau (Karimun-Batam-Dabo Singkep) 21-30 Mei 2024.

Kemudian, Pesisir Sumatera Barat (Padang - Padang Pariaman) 25 Mei 2024, Pesisir Jawa Tengah (Kota Surabaya) 22-27 Mei 2024, Pesisir NTT (Pulau Flores, Pulau Sabu, Raijua, Pesisir Selatan Pulau Timor - Rote) 20-23 Mei.

Tim Meteorologi Maritim BMKG menilai kondisi tersebut dipicu oleh Fenomena Fase Bulan Purnama 23 Mei 2024 dan curah hujan tinggi, yang memungkinkan adanya peningkatan level air.

Dampaknya akan mempengaruhi aktivitas bongkar muat di pelabuhan, genangan wilayah daratan pesisir, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam, dan perikanan darat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

47 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.