Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

WHO Menyetujui Vaksin Demam Berdarah Buatan Takeda

📅 Jumat, 17 Mei 2024, 00:05 WIB | Oleh:
WHO Menyetujui Vaksin Demam Berdarah Buatan Takeda Doc: AFP/ROSLAN RAHMANI
Ket. Ahli biokimia sedang memeriksa bio-reaktor di Takeda Pharmaceuticals di Singapura. WHO pada Rabu (15/5) mengatakan telah menyetujui vaksin demam berdarah produksi TakedaPharmaceuticals.

JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organisation (WHO) pada Rabu (15/5), mengatakan mereka telah menyetujui vaksin demam berdarah produksi Takeda Pharmaceuticals. Ini memberikan pilihan lain bagi lembaga pengadaan internasional untuk melawan penyakit yang menyerang jutaan orang setiap tahunnya.

Persetujuan ini, yang disebut prakualifikasi, dilakukan di tengah lonjakan infeksi virus yang ditularkan melalui nyamuk di Asia, Afrika, dan Amerika, termasuk penyebaran baru ke wilayah yang sebelumnya tidak terkena dampak.

Dikutip dari The Straits Times, pada tahun 2023, badan PBB tersebut melaporkan sekitar lima juta kasus dan lebih dari 5.000 kematian akibat penyakit ini, yang merupakan rekor terbesar dalam sejarah.

Vaksin Takeda yang diberi merek Qdenga ini diberikan dalam dua dosis dalam interval tiga bulan, melindungi terhadap empat serotipe virus demam berdarah. Obat ini disetujui oleh WHO untuk digunakan pada anak-anak berusia enam hingga 16 tahun di daerah dengan tingkat infeksi tinggi.

Prakualifikasi itu membuatnya memenuhi syarat untuk pengadaan oleh badan-badan PBB seperti United Nations Children's Fund (Unicef) dan Pan American Health Organisation.

Qdenga, sudah disetujui di negara-negara seperti Indonesia, Thailand, Argentina, dan Brasil, dan juga disetujui di Uni Eropa pada tahun 2022.

Regulator Obat India

Perusahaan Jepang tersebut sedang dalam pembicaraan dengan regulator obat India untuk mendapatkan persetujuan di negara endemik demam berdarah. Negara ini menandatangani pakta manufaktur dengan pembuat vaksin India, Biological E, pada bulan Februari untuk meningkatkan produksi hingga 100 juta dosis setiap tahun pada akhir dekade ini.

Dengvaxia dari raksasa Prancis Sanofi adalah vaksin demam berdarah lain yang tersedia, yang telah mendapat persetujuan di beberapa negara di Amerika, Uni Eropa, dan Asia mulai tahun 2015.

Vaksin tersebut telah mendapatkan prakualifikasi WHO pada tahun 2020 untuk digunakan pada orang berusia enam hingga 45 tahun yang sebelumnya telah terkonfirmasi telah terinfeksi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
Megapolitan
BMKG Peringatkan Hujan Leba...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.