Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Putin Ganti Menteri Pertahanan Rusia dengan Orang Sipil saat Perang Ukraina Masuk Tahun Ketiga

📅 Senin, 13 Mei 2024, 17:45 WIB | Oleh:

Para analis mengatakan, serangan Rusia dirancang untuk mengeksploitasi kekurangan amunisi sebelum pasokan Barat yang dijanjikan dapat mencapai garis depan.

Militer Ukraina mengatakan, Kremlin menggunakan taktik yang biasa dilakukan Rusia, yaitu melancarkan serangan senjata dan infanteri dalam jumlah yang tidak proporsional untuk menguras tenaga pasukan mereka. Dengan mengintensifkan pertempuran di tempat yang sebelumnya merupakan wilayah statis di garis depan sepanjang 600 mil, pasukan Rusia mengancam akan menembaki pasukan Ukraina di timur laut sambil melakukan pertempuran sengit lebih jauh ke selatan, di mana Moskow juga memperoleh kekuatan.

Hal ini terjadi setelah Rusia meningkatkan serangan pada bulan Maret yang menargetkan infrastruktur energi dan pemukiman, yang diperkirakan oleh para analis sebagai upaya bersama untuk membentuk kondisi untuk serangan.

Zelenskyy mengatakan bahwa menghentikan serangan Rusia di timur laut adalah prioritasnya, dan pasukan Kyiv terus melanjutkan operasi serangan balasan di tujuh desa di sekitar wilayah Kharkiv.

"Mengganggu niat ofensif Rusia adalah tugas nomor satu kami saat ini. Keberhasilan kami dalam tugas itu bergantung pada setiap prajurit, setiap sersan, setiap perwira," kata Zelenskyy.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pada hari Minggu bahwa pasukannya telah merebut empat desa di perbatasan sepanjang wilayah Kharkiv Ukraina, selain lima desa yang dilaporkan telah direbut pada hari Sabtu. Daerah-daerah ini kemungkinan besar tidak memiliki benteng yang kuat karena pertempuran yang dinamis dan penembakan besar-besaran yang terus-menerus, sehingga memudahkan kemajuan Rusia.

Kepemimpinan Ukraina belum mengkonfirmasi kemajuan yang diraih Moskow, namun para komandan telah mengakui adanya pertempuran sulit di timur laut. Sebuah unit Ukraina mengatakan bahwa mereka terpaksa mundur di beberapa daerah dan pasukan Rusia telah merebut setidaknya satu desa lagi pada Sabtu malam.

Dalam sebuah video pada Sabtu malam, unit Hostri Kartuzy, bagian dari detasemen pasukan khusus garda nasional Ukraina, mengatakan pihaknya berjuang untuk menguasai desa Hlyboke.

"Hari ini, selama pertempuran sengit, para pembela kami terpaksa mundur dari beberapa posisi mereka, dan hari ini, pemukiman lain telah sepenuhnya berada di bawah kendali Rusia. Hingga pukul 20:00, pertempuran untuk desa Hlyboke masih berlangsung," kata kata para pejuang dalam video itu.

Institut Studi Perang mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka yakin klaim bahwa Moskow telah merebut Strilecha, Pylna, Pletenivka dan Borsivika adalah akurat, dan bahwa video dengan lokasi geografis juga tampaknya menunjukkan pasukan Rusia telah merebut Morokhovets dan Oliinykove. Lembaga pemikir yang bermarkas di Washington ini menggambarkan kemajuan Rusia baru-baru ini sebagai hal yang "signifikan secara taktik."

Pada hari-hari awal perang, Rusia melakukan upaya yang gagal untuk segera menyerbu Kharkiv, yang merupakan kota terbesar kedua di Ukraina, namun mundur dari pinggirannya setelah sekitar satu bulan.

Pada musim gugur tahun 2022, tujuh bulan kemudian, tentara Ukraina mendorong mereka keluar dari Kharkiv. Serangan balik yang berani ini membantu meyakinkan negara-negara Barat bahwa Ukraina dapat mengalahkan Rusia di medan perang dan pantas mendapatkan dukungan militer.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Daerah
Pemkot Kembali Gelar Bandun...
Alun-alun Bandung Resmi Dibuka Lagi! Walkot Farhan: Jam Operasionalnya Pukul 08.00-16.00 WIB

Alun-alun Bandung Resmi Dibuka Lagi! Walkot Farhan: Jam Operasionalnya Pukul 08.00-16.00 WIB

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.