Romo Benny Ajak Sivitas Akademika Unmuh Malang Praktikan Pancasila Secara Keren
📅 Rabu, 08 Mei 2024, 00:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SBayu Skak, dalam paparannya tentang bagaimana membuat konten yang menunjukkan nilai Pancasila, menyatakan bahwa semua orang Indonesia jangan sampai malu dengan budayanya sendiri.
"Indonesia itu multi etnik dan multi kultural. Jangan malu dengan budaya yang kita miliki. Kita cenderung malu, kita malah 'okekan' budaya lain, seperti budaya Jepang dan Korea," sebutnya.
Sutradara dan pemeran dari film Yowis Ben ini pun menjelaskan bahwa Pancasila dan nilai-nilainya bisa menjadi sesuatu yang 'keren'.
"Saya sudah membuat konten-konten tersebut, bisa dicek. Di Yowis Ben dan Lara Ati, saya masukkan adegan-adegan kecil yang memunculkan kesatuan persatuan, toleransi; kecil, memang, tapi manis, bermakna. Itu bukti konten Pancasila bisa menjadi keren. Kami, saya dengan partner, membuat animasi Roh Garuda. Kenapa? Makin miris rasanya, anak-anak tidak tahu Pancasila. Lewat animasi ini, kami mau mengenalkan lagi Pancasila, untuk bisa digaungkan dan dikenalkan lebih kepada anak-anak kecil.
Sebaiknya Anda baca juga:
"National pride kita adalah menjunjung tinggi nilai Pancasila. Maka, kita harus gaungkan nilai Pancasila. Lewat konten media, itulah kita bisa gaungkan nilai Pancasila."
Di akhir kata, semua narasumber pun menggaungkan, "Pancasila Keren! Mari menjadi kreatif!"
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!