Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR Cari Warga Ende NTT yang Diterkam Buaya

📅 Minggu, 05 Mei 2024, 16:10 WIB | Oleh:
Tim SAR Cari Warga Ende NTT yang Diterkam Buaya Doc: ANTARA/HO-Kantor Basarnas Maumere
Ket. Tim SAR gabungan bersiap untuk melakukan pencarian seorang warga Kabupaten Ende yang hilang diterkam buaya.

Labuan Bajo -- Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan melakukan pencarian seorang warga Desa Kota Baru, Kecamatan Kota Baru, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dilaporkan hilang akibat diterkam buaya.

"Korban merupakan seorang pria bernama Yosten (33)," kata Kepala Kantor Basarnas Maumere Supriyanto Ridwan dalam keterangan yang diterima di Labuan Bajo, Minggu (5/5).

Ia menjelaskan korban diterkam buaya saat memancing ikan di muara Sungai Bale pada Jumat (4/5) pukul 21.00 Wita.

Aktivitas memancing dilakukan korban bersama dua rekannya, namun saat korban diterkam buaya kedua rekan korban berada di titik pemancingan berbeda di Sungai Bale.

"Saat kedua teman korban memancing, mereka mendengar suara teriakan korban dari arah muara, mereka bergegas mendekati muara dan terlihat buaya telah menerkam korban dan membawa korban ke dasar air muara Sungai Bele," katanya.

Lebih lanjut rekan korban yang melihat kejadian tersebut segera melaporkan ke pihak keluarga korban lalu dilanjutkan ke Kantor Basarnas Maumere untuk melakukan upaya pencarian.

"Setelah kami menerima informasi kami langsung mengerahkan Tim SAR gabungan dari Kantor Basarnas Maumere menuju lokasi kejadian dengan jarak 18 kilometer," katanya.

Ia menjelaskan Tim SAR gabungan telah berada di lokasi dan melaksanakan operasi pencarian dengan mengerahkan alat utama (alut) berupa rubber boat Basarnas Maumere serta peralatan SAR Air.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.