Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Arsenal dan City Ketat Rebutkan Gelar

📅 Sabtu, 04 Mei 2024, 06:37 WIB | Oleh:
Arsenal dan City Ketat Rebutkan Gelar Doc: Ben Stansall / AFP
Ket. berselebrasi I Pemain Arsenal, Kai Havertz (kedua dari kiri) berselebrasi setelah mencetak gol saat pertandingan Liga Premier Inggris antara Tottenham Hotspur versus Arsenal di Stadion Tottenham Hotspur di London, pekan lalu.

LONDON - Arsenal melanjutkan upaya meraih gelar Liga Inggris saat menghadapi Bournemouth akhir pekan ini. The Gunners paham tidak memiliki margin untuk kesalahan karena Manchester City menempel ketat. Arsenal, asuhan Mikel Arteta, hanya selisih satu poin atas City yang dilatih Pep Guardiola dengan tiga pertandingan tersisa. Tapi City yang menjamu Wolves memiliki satu pertandingan di tangan.

Newcastle dapat menambah tekanan terhadap Manchester United dalam perebutan tempat Liga Europa jika menang di markas Burnley. Ada tiga sorotan jelang laga lanjutan Liga Inggris akhir pekan ini. Sorotan pertama tertuju kepada persaingan Arsenal dan City. Arsenal telah mencapai performa terbaik sejak kekalahan 2-0 dari Aston Villa bulan lalu.

Namun, mereka bersaing dengan City yang kini tidak terkalahkan dalam 31 pertandingan di semua kompetisi. The Gunners setidaknya memiliki peluang untuk memberikan tekanan dengan mengalahkan Bournemouth di Emirates, Sabtu (4/5). Bournemouth telah mencatatkan penghitungan poin tertinggi dalam satu musim Liga Inggris untuk naik ke posisi 10, tetapi hanya pernah mengalahkan Arsenal sekali.

City tidak dalam performa terbaik saat melawan Nottingham Forest akhir pekan lalu, namun masih menemukan cara untuk menang. Tim asuhan Guardiola itu menjadi favorit untuk meraih gelar juara Liga Inggris keempat berturut-turut yang belum pernah terjadi.

Arsenal memiliki harapan karena Wolves mampu mencetak dua gol langka melawan City dan menang 2-1 di kandang awal musim ini. Guardiola tidak yakin tim asuhannya akan selalu meraih poin penuh.

"Dengan empat pertandingan tersisa, rasanya seperti mendaki gunung," ujarnya. "Itu pertandingan yang sangat sulit. Jika bermain imbang, kami tidak akan memenangkan Liga Inggris. Itulah yang terjadi," sambungnya.

Sorotan kedua, tertuju kepada Manchester United. Musim menyedihkan yang dialami Manchester United bisa saja terjadi kecuali menghentikan kebiasaan buruk yaitu kebobolan gol di menit-menit akhir. ben/AFP/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Menkeu Minta Dunia Usaha Ja...
Daerah
Tim SAR Cari Nenek 68 Tahun...
Malam Puncak HUT Jakarta 2026: Cek Rekayasa Lalu Lintas dan Pengalihan Arus Bundaran HI

Malam Puncak HUT Jakarta 2026: Cek Rekayasa Lalu Lintas dan Pengalihan Arus Bundaran HI

26 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 2
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
# 2
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.