Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Peringatkan Kemarau Lebih Panjang di Jawa Barat

📅 Selasa, 14 Apr 2026, 19:30 WIB | Oleh:
BMKG Peringatkan Kemarau Lebih Panjang di Jawa Barat Doc: Antara Foto
Ket. Sejumlah warga di Desa Banjarwangunan, Cirebon, Jawa Barat saat mengantre pembagian bantuan air bersih.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan sebagian besar wilayah Jawa Barat telah memasuki musim kemarau yang diprediksi datang lebih cepat dan berlangsung lebih panjang dari biasanya.

Prakirawan Stasiun Klimatologi Jawa Barat, Vivi Indhira mengatakan musim kemarau sudah mulai terjadi bulan April ini di wilayah Karawang tengah, Subang tengah, serta sebagian wilayah Indramayu.

"Sebanyak 56 persen wilayah di Jawa Barat diprediksi akan memasuki musim kemarau pada bulan Mei," katanya di Bandung, Selasa.

Ia menjelaskan, wilayah lain seperti sebagian besar Kabupaten Bogor, Sukabumi utara, Cianjur tengah, hingga Kota Bandung diperkirakan mulai memasuki musim kemarau pada Juni.

Vivi mengatakan, secara keseluruhan sekitar 66 persen wilayah Jawa Barat diprediksi mengalami musim kemarau lebih cepat dibandingkan kondisi normal, sementara 25 persen sesuai kondisi normal dan 7 persen lainnya lebih lambat.

BMKG juga memprediksi kondisi musim kemarau tahun ini cenderung kering, dengan sekitar 93 persen wilayah mengalami kemarau di bawah normal.

Ia menyebut puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus di sekitar 90 persen wilayah Jawa Barat, sementara sebagian kecil wilayah lainnya mengalami puncak pada Juli dan September.

"Wilayah di Jawa Barat diprediksi mengalami durasi musim kemarau lebih panjang atau lebih lama dari biasanya," kata dia.

BMKG mengimbau pemerintah dan masyarakat untuk mengantisipasi dampak kekeringan dengan mengoptimalkan pengelolaan sumber daya air, seperti waduk dan embung, serta melakukan penghematan penggunaan air.

Untuk sektor pertanian, petani diminta menyesuaikan kalender tanam dan menggunakan varietas tanaman tahan kekeringan.

"Untuk sektor kebencanaan, dimohon kesiapsiagaan terhadap potensi kekeringan dan kejadian kebakaran hutan dan lokal," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Aksi Godbless di Penutupan Pestapora 2026

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Rona
Aksi Godbless di Penutupan ...
Ekonomi
IHSG Hari Ini Melemah Dipic...
Daerah
Wagub Sulawesi Selatan Doro...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp113.750...
Advertisement
Luar Biasa Pencapaian Amri/Nita, Lolos ke Partai Puncak, Gulung Ganda Utama Tiongkok

Luar Biasa Pencapaian Amri/Nita, Lolos ke Partai Puncak, Gulung Ganda Utama Tiongkok

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.