Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Imbau Warga Pesisir NTB Waspadai Potensi Banjir Rob

📅 Jumat, 26 Jun 2026, 19:10 WIB | Oleh:
BMKG Imbau Warga Pesisir NTB Waspadai Potensi Banjir Rob Doc: ANTARA /Harviyan Perdana Putra
Ket. Petani menanam padi

MATARAM -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga di wilayah pesisir Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob pada 26 Juni hingga 4 Juli 2026.

"Waktu pasang terjadi sejak pagi hingga sore hari," kata Kepala Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) Satria Topan Primadi di Mataram, NTB, Jumat.

Satria mengatakan potensi banjir rob dipicu fenomena pasang air laut maksimum yang terjadi bersamaan dengan fase bulan purnama Strawberry Moon.

Bulan purnama maupun bulan baru membuat gaya gravitasi bulan dan matahari bekerja lebih kuat, sehingga ketinggian muka air laut naik mencapai titik tertinggi di kawasan elevasi rendah.

BMKG memperkirakan tinggi pasang maksimum di Lembar, Kabupaten Lombok Barat, mencapai 2 meter dengan waktu pasang berlangsung pada 07.00 hingga 13.00 WITA.

Adapun tinggi pasang maksimum di Sape, Kabupaten Bima, hanya sebesar 1,9 meter dengan waktu pasang mulai pukul 07.00 hingga 15.00 WITA.

Wilayah yang berpotensi terdampak banjir rob di Pulau Lombok meliputi Lembar, Ampenan, Pemenang, Jerowaru, dan Labuan Lombok. Sementara untuk Pulau Sumbawa, banjir rob diperkirakan melanda Labuan Badas, Asakota, Hu'u, hingga Sape.

Satria mengimbau masyarakat yang bermukim di kawasan pesisir, bantaran sungai, maupun daerah dengan topografi rendah agar selalu siaga terhadap kemungkinan genangan air laut.

"Kami menyarankan nelayan hingga pelaku usaha pesisir untuk menyesuaikan aktivitas dengan kondisi pasang surut air laut," ucap dia.

Bulan memasuki fase purnama mikro Strawberry Moon pada 30 Juni 2026, pukul 07.57 WITA. Purnama kali ini terlihat lebih kecil sekitar 7 persen dari purnama biasa lantaran bulan berada di titik terjauh dari orbit elips saat mengitari Bumi dengan jarak 406.366 kilometer.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Luar Negeri
Trump Kunjungi Irlandia, Te...
Luar Negeri
Gaun Balas Dendam Putri Dia...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.