Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mendambakan Keseimbangan Kekuasaan, Masih Bisakah Berharap pada Oposisi?

📅 Jumat, 03 Mei 2024, 13:30 WIB | Oleh: Tim Penulis

Publik melalui organisasi masyarakat sipil bisa memainkan peran oposisi ekstra-parlemen. Soliditas masyarakat sipil menjadi kunci utama sebagai kekuatan efektif penyeimbang pemerintah. Agenda utamanya adalah menahan laju erosi demokrasi.

Kelompok masyarakat sipil telah terbukti lebih kritis dibandingkan partai politik. Ini terjadi pada beberapa kasus seperti revisi Undang-Undang (UU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), UU Cipta Kerja, upaya perpanjangan masa jabatan presiden, isu kerusakan lingkungan hidup, dan tuntutan pemilu jujur-adil. Bahkan organisasi massa Islam yang identik dengan nonliberalisme justru memberikan resistensi terhadap erosi demokrasi Indonesia.

Meskipun kekuatan dan kewenangannya tidak sebesar partai, konsistensi kelompok masyarakat sipil sebagai penyuara kepentingan publik menjadi secercah harapan agar perusakan demokrasi tidak berlanjut ke kejatuhan demokrasi.The Conversation

Andhik Beni Saputra, Lecturer, Universitas Andalas

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Kejuaraan Seluncur Es Terbuka Asia 2026

13 menit yang lalu | Wahyu AP

Olahraga
Kejuaraan Seluncur Es Terbu...

Realisasi PNBP Sumatera Selatan

18 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Realisasi PNBP Sumatera Sel...

Optimalisasi pengelolaan sampah TPS 3R

19 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Optimalisasi pengelolaan sa...

Bau Badan Menyengat, Seorang Penumpang Transjakarta Diturunkan di Kampung Melayu, Manusiawikah?

Bau Badan Menyengat, Seorang Penumpang Transjakarta Diturunkan di Kampung Melayu, Manusiawikah?

04 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.