Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Riset Menunjukkan Luasnya Jalan Ilegal yang Membabat Hutan Indonesia

📅 Minggu, 28 Apr 2024, 11:11 WIB | Oleh: Tim Penulis

Kecerdasan buatan

Para peneliti yang menyelidiki wilayah berkembang lain yang kaya keanekaragaman hayati seperti Amazonia dan Cekungan Kongo juga menemukan banyak jalan ilegal yang belum dipetakan.

Jalan hantu sepertinya sedang mewabah. Lebih buruk lagi, jalan-jalan tersebut dapat terus merangsek akibat skema perluasan infrastruktur yang agresif-terutama Belt and Road Initiative, megaproyek infrastruktur global Cina yang berlangsung di lebih dari 150 negara.

Pemetaan jalan hantu memerlukan banyak tenaga kerja. Kamu mungkin mengira AI bisa melakukan hal ini dengan lebih baik. Namun, hal tersebut tak sepenuhnya benar. Mata manusia masih mengungguli AI dalam pengenalan gambar untuk memetakan jalan.

Dengan kecepatan kerja kami saat ini, pemetaan secara visual semua jalan-baik legal maupun ilegal-di seluruh permukaan Bumi akan memerlukan sekitar 640.000 jam kerja (setara riset selama 73 tahun).

Mengingat tantangan ini, kelompok kami dan peneliti lain kini sedang menguji metode AI. Harapannya, AI dapat memetakan jalan hantu berskala global yang akurat secara hampir real-time. Tidak ada hal lain yang bisa mengimbangi laju pembangunan jalan yang semakin menjamur.

Kita harus segera mampu memetakan jalan-jalan di dunia secara akurat dan lebih sering. Setelah seluruh data tentang jalan terkumpul, kita dapat menerbitkannya. Sehingga, pihak berwenang, organisasi masyarakat sipil, dan peneliti yang terlibat dalam perlindungan hutan dapat melihat apa yang terjadi.

Tanpa informasi penting ini, kita menjadi buta. Mengetahui apa yang terjadi di hutan hujan adalah langkah pertama untuk menghentikan kerusakan.The Conversation

Bill Laurance, Distinguished Research Professor and Australian Laureate, James Cook University

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

33 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.