Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenkominfo Jajaki Kerja Sama Sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi dengan Papua Nugini

📅 Jumat, 26 Apr 2024, 07:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenkominfo Jajaki Kerja Sama Sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi dengan Papua Nugini Doc: ANTARA/HO-Kemenkominfo
Ket. Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi (belakang kanan) menerima delegasi Papua Nugini di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Kamis (25/4/2024).

Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika menjajaki kerja sama sektor teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dengan Papua Nugini.

Penjajakan tersebut dilakukan usai Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi menerima kunjungan Menteri Teknologi Informasi dan Komunikasi Papua Nugini Timothy Masiu di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Kamis (25/4).

"Saya sangat berharap pertemuan ini akan memfasilitasi pertukaran pandangan yang bermanfaat demi pemahaman yang lebih baik, serta memberikan manfaat kolaborasi antarkedua negara," ucap Budi Arie dalam rilis pers, Kamis malam.

Menurut Budi Arie, TIK merupakan aspek fundamental yang memungkinkan perkembangan segala sektor di era digital.

Sektor digital, dikatakannya, dapat meningkatkan lebih dari lima puluh persen produk domestik bruto (PDB) global dan mengalami pertumbuhan sekitar 2,10 persen lebih cepat dibandingkan sektor non-digital.

Budi Arie juga mengungkap peluang pertumbuhan ekonomi Indonesia meningkat sebesar 6,2 persen tiap tahun dan berkontribusi terhadap 20,5 persen PDB Indonesia pada Tahun 2045.

"Proyeksi ini dimungkinkan dengan upaya percepatan transformasi digital yang mendorong terjadinya kenaikan pertumbuhan perekonomian," ucapnya.

Menkominfo membuka peluang kolaborasi untuk transformasi digital agar memungkinkan percepatan adaptasi dan pencapaian kesejahteraan saat ini dalam lanskap digital.

Dia menilai upaya membawa transformasi digital di setiap negara untuk berkolaborasi sangat memungkinkan.

Pihaknya membuka potensi untuk berkolaborasi soal spektrum frekuensi, penyiaran, juga ekonomi digital untuk memajukan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta perusahaan rintisan (startup).

Budi Arie berharap kolaborasi sektor TIK antara Indonesia dan Papua Nugini akan segera terwujud.

"Untuk memajukan inklusivitas dan kemakmuran yang tepat bagi bangsa kita masing-masing. Kami akan mengeksplorasi peluang kolaborasi kita di masa mendatang," kata dia.

Dalam pertemuan itu, Menkominfo Budi Arie Setiadi didampingi Wamenkominfo Nezar Patria, Sekretaris Jenderal Mira Tayyiba, dan Dirjen SDPPI Ismail. Sementara Menteri TIK Papua Nugini didampingi CEO of National ICT Authority (NICTA) Kila Gulo Vui, Board Chairman of NICTA Noel Mobiha, Managing Director of National Broadcasting Corporation (NBC) Kora Nou, dan Deputy Secretary of Department of ICT Flieri Shongol.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

11 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...

Kewajiban Warga Menunaikan Tugas Fiskal Kini Dipermudah

16 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...
Nasional
Korem 132/Tadulako Bangun 5...
Luar Negeri
Trump Isyaratkan Negosiasi ...
Megapolitan
Selama Agustus, DKP Tangera...

Pekan Pertama Agustus, Harga Bensin Turun

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Pekan Pertama Agustus, Harg...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.