Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rupiah Masih Tertekan

📅 Kamis, 18 Apr 2024, 10:39 WIB | Oleh:
Rupiah Masih Tertekan Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melanjutkan pelemahannya, hari ini (18/4). Sentimen eksternal diperkirakan masih dominan mempengaruhi pelemahan rupiah terhadap dollar AS.

Analis Pasar Mata Uang, Lukman Leong menilai rupiah kembali melemah karena tertekan oleh penguatan dollar AS setelah pernyataan hawkish dari Gubernur The Fed, Jerome Powell. Namun data penjual ritel Indonesia yang kuat dan intervensi Bank Indonesia (BI) bakal sedikit membatasi perlemahan rupiah.

Lukman memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Kamis (18/4), masih tertekan di kisaran 16.150 -16.350 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS di akhir perdagangan, Rabu (17/4), melemah 44 poin atau 0,28 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.220 rupiah per dollar AS. Rupiah merosot dipengaruhi sentimen risk-off atau aksi jual aset berisiko di pasar modal akibat memanasnya konflik di Timur Tengah, yakni antara Iran dan Israel.

"Kembali memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah setelah Iran menyerang Israel telah membuat banyak investor menjadi risk-off dan lebih memilih aset-aset safe-haven, menyebabkan aliran modal keluar dari pasar-pasar negara berkembang, termasuk Indonesia," kata Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede di Jakarta, kemarin.

Selain itu, pelemahan rupiah juga dipengaruhi oleh data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang tetap solid, dengan inflasi tahunan meningkat, klaim pengangguran menurun, dan penjualan ritel menguat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

PSG Gandeng Google, Gemini Resmi Jadi Asisten AI Klub

34 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
PSG Gandeng Google, Gemini ...

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

40 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...
Olahraga
Ini Klasemen Grup A Piala A...
Luar Negeri
Semoga Tidak Ada Korban Jiw...
Ekonomi
Diversifikasi Ekspor Jadi K...

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.