Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Tangerang Gelontorkan Rp2,65 Miliar, Yatim hingga Perempuan Kepala Keluarga Dapat Bantuan

📅 Minggu, 13 Sep 2026, 02:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Tangerang Gelontorkan Rp2,65 Miliar, Yatim hingga Perempuan Kepala Keluarga Dapat Bantuan Doc: Antara
Ket. Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid.

Kabupaten Tangerang - Pemerintah Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,65 miliar untuk Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk anak yatim dan perempuan kepala keluarga.

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengatakan anggaran tersebut terdiri atas 500 juta rupiah untuk BST dan 2,15 miliar rupiah untuk bantuan UEP.

"Bantuan yang disalurkan dalam program ini mencapai Rp2,65 miliar, terdiri atas Rp500 juta untuk BST dan Rp2,15 miliar untuk UEP," ujar Maesyal di Tangerang.

BST diberikan kepada 500 penerima manfaat yang terdiri atas anak yatim, penyandang disabilitas, dan kelompok masyarakat lainnya. Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp1 juta sehingga total anggaran yang disiapkan mencapai 500 juta rupiah.

"Dinas Sosial dan perangkat kecamatan menyalurkan bantuan sosial tunai. Masing-masing penerima mendapatkan Rp1 juta dan totalnya untuk 500 orang se-Kabupaten Tangerang," katanya.

Sementara itu, bantuan UEP disalurkan kepada 430 penerima manfaat dengan nilai Rp5 juta per orang. Bantuan tersebut ditujukan sebagai tambahan modal bagi masyarakat yang menjalankan usaha kecil, seperti berjualan nasi uduk, gorengan, makanan, minuman, dan berbagai usaha produktif lainnya.

Menurut Maesyal, bantuan modal tersebut diharapkan dapat membantu penerima mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, dan memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.

Selain BST dan UEP, Pemkab Tangerang juga menyiapkan bantuan bagi 1.200 warga lanjut usia. Masing-masing penerima akan memperoleh bantuan 1 juta rupiah sehingga total anggaran untuk kelompok lansia mencapai Rp1,2 miliar.

Maesyal menegaskan bantuan sosial tidak hanya ditujukan untuk meringankan kebutuhan sehari-hari masyarakat, tetapi juga mendorong penerima agar semakin mandiri secara ekonomi.

"Pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan, baik untuk meringankan beban kehidupan sehari-hari maupun bantuan permodalan supaya usaha bisa maju, pendapatan meningkat, dan pada akhirnya dapat membuka lapangan pekerjaan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.