Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IMF: AS yang 'Kuat' telah Membantu Meningkatkan Prospek Ekonomi Global

📅 Jumat, 12 Apr 2024, 15:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
IMF: AS yang 'Kuat' telah Membantu Meningkatkan Prospek Ekonomi Global Doc: imf.org
Ket. Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva.

WASHINGTON - Pertumbuhan yang kuat di Amerika Serikat telah membantu meningkatkan prospek perekonomian dunia, namun masih banyak yang harus dilakukan untuk membendung penurunan produktivitas, kata kepala IMF pada Kamis (11/4).

"Pertumbuhan global sedikit lebih kuat karena kuatnya aktivitas di Amerika Serikat dan sejumlah negara emerging market," kata Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva dalam pidatonya di Washington.

Perekonomian AS tumbuh sebesar 2,5 persen tahun lalu, menurut Departemen Perdagangan, jauh melampaui sebagian besar negara maju lainnya.

"Konsumsi rumah tangga dan investasi bisnis yang berkelanjutan, serta berkurangnya masalah rantai pasokan membantu," tambah Georgieva. "Dan inflasi sedang turun."

Ia berbicara beberapa hari sebelum pertemuan musim semi para pemimpin keuangan dunia IMF-Bank Dunia di Washington, salah satu dari dua pertemuan yang diselenggarakan setiap tahun oleh lembaga-lembaga internasional.

Pernyataannya menunjukkan bahwa IMF kini memperkirakan perekonomian dunia akan tumbuh lebih cepat dibandingkan perkiraannya pada bulan Januari, ketika IMF memperkirakan pertumbuhan global akan meningkat sebesar 3,1 persen pada tahun 2024, dan 3,2 persen pada tahun 2025.

"Kita telah menghindari resesi global dan periode stagflasi," kata Georgieva. "Tetapi masih banyak hal yang perlu dikhawatirkan."

Tensi Geopolitik

Tantangan yang disebutkan Georgieva adalah meningkatnya tensi geopolitik, yang meningkatkan risiko fragmentasi ekonomi global.

"Kita harus bekerja keras menghadapi hal-hal lain yang akan datang," katanya pada sesi tanya jawab ketika ditanya apakah volatilitas adalah hal yang normal dalam urusan internasional.

Georgieva juga mencatat bahwa meskipun Tiongkok, negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia, telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi permasalahan di sektor properti yang sedang mengalami kesulitan, "mereka dapat berbuat lebih banyak."

Hal ini termasuk bersikap lebih tegas dalam menangani perusahaan-perusahaan yang gagal dan mengarahkan dukungan terhadap konstruksi yang belum selesai, mengingat peran penting real estate dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Beijing juga perlu meningkatkan permintaan domestik dan menangani masalah-masalah seperti utang pemerintah daerah, katanya. Ia juga menekankan bahwa Tiongkok menyumbang sepertiga pertumbuhan global dan penting bagi dunia.

Georgieva juga secara luas menyoroti tantangan meningkatnya utang publik dan "perlambatan produktivitas secara luas."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.