Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Lakukan 'Patroli Tempur' Saat AS dan Sekutu Latihan Gabungan di LTS

📅 Senin, 08 Apr 2024, 15:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Lakukan 'Patroli Tempur' Saat AS dan Sekutu Latihan Gabungan di LTS Doc: AFP/HO
Ket. Selebaran foto dari Angkatan Bersenjata Filipina tentang Kegiatan Kerjasama Maritim Multilateral pertama antara Filipina, Amerika Serikat, Australia dan Jepang, di Laut Tiongkok Selatan.

BEIJING - Tiongkok melakukan "patroli tempur" pada Minggu (7/4) di Laut Tiongkok Selatan, kata militer Tiongkok, pada hari yang sama ketika Filipina, Amerika Serikat, Jepang, dan Australia mengadakan latihan gabungan pertama di perairan yang disengketakan.

Kegiatan maritim tersebut berlangsung beberapa hari sebelum Presiden AS Joe Biden dijadwalkan mengadakan pertemuan puncak trilateral pertama dengan para pemimpin Filipina dan Jepang, dengan agenda meningkatnya ketegangan di Laut Tiongkok Selatan yang diperebutkan.

Komando Teater Selatan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) Beijing mengatakan pihaknya mengorganisir "patroli tempur gabungan angkatan laut dan udara di Laut Tiongkok Selatan".

"Semua aktivitas militer yang mengacaukan situasi di Laut Tiongkok Selatan dan menciptakan titik panas berada di bawah kendali," katanya dalam sebuah pernyataan.

Militer Filipina mengatakan latihannya dengan Amerika Serikat, Australia, dan Jepang "menunjukkan komitmen negara-negara peserta untuk memperkuat kerja sama regional dan internasional dalam mendukung Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka melalui latihan interoperabilitas di domain maritim".

Dijuluki "Kegiatan Koperasi Maritim Multilateral", latihan tersebut melibatkan unit angkatan laut dan udara dari keempat negara.

Mereka melakukan latihan komunikasi, taktik pembagian, dan latihan foto, kata pernyataan Filipina pada Minggu.

Kedutaan Besar Jepang di Manila mengatakan dalam pernyataan sebelumnya bahwa "pelatihan perang anti-kapal selam" akan dimasukkan dalam latihan tersebut.

Rincian lebih lanjut mengenai aktivitas militer Tiongkok di jalur air tersebut tidak diumumkan.

"Ironclad"

Amerika Serikat berupaya memperkuat kerja sama pertahanan dengan sekutu-sekutunya di kawasan untuk melawan pengaruh Tiongkok yang semakin besar.

Para pejabat tinggi Amerika telah berulang kali menyatakan komitmen kuat Amerika untuk membela Filipina, sekutunya dalam perjanjian tersebut, dari serangan bersenjata di Laut Tiongkok Selatan - yang membuat Beijing khawatir.

Tiongkok mengklaim hampir seluruh jalur air tersebut meskipun ada klaim dari negara lain, termasuk Filipina, dan keputusan internasional yang menyatakan bahwa pendiriannya tidak memiliki dasar hukum.

Pada Sabtu, Penjaga Pantai Tiongkok mengatakan telah "menangani" situasi di terumbu karang yang disengketakan pada hari Kamis, ketika mengklaim beberapa kapal dari Filipina terlibat dalam operasi "ilegal".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.