Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Waspadai Hujan Petir Guyur Sebagian Kota Besar di Indonesia

📅 Jumat, 05 Apr 2024, 06:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG: Waspadai Hujan Petir Guyur Sebagian Kota Besar di Indonesia Doc: ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo
Ket. Arsip Foto - Kilatan petir menyambar saat hujan deras mengguyur kota Palembang, Sumatera Selatan.

Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan kondisi cuaca di Indonesia hari ini mayoritas masih diguyur hujan, terutama di wilayah barat Indonesia imbas bibit siklon tropis yang muncul di Laut Sawu, Nusa Tenggara Timur.

"Kecepatan angin maksimum 20 knot atau 37 kilometer per jam dan tekanan udara minimum sebesar 1.007 hectopascal. Bibit siklon tropis tersebut bergerak perlahan ke arah selatan hingga barat daya," kata Prakirawan BMKG,Syndhy Indah dalam pernyataan yang dikutip di Jakarta, Jumat.

Bibit siklon tropis tersebut membentuk daerah perlambatan kecepatan angin atau konvergensi di Laut Flores, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur.

Kemudian, Samudra Hindia sebelah selatan Nusa Tenggara Timur hingga Nusa Tenggara Barat serta daerah pertemuan angin atau konfluensi di Laut Jawa dan Samudra Hindia sebelah Selatan Jawa.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi tersebut.

Di Pulau Sumatra, cuaca berawan hanya diperkirakan muncul di Banda Aceh. Hujan ringan di Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Padang.

Sedangkan hujan lebat berpotensi turun di Bandar Lampung. Adapun hujan petir perlu diwaspadai terjadi di Jambi, Bengkulu, Pangkal Pinang, dan Palembang.

Bergeser ke Pulau Jawa hujan ringan hingga sedang diprakirakan mengguyur seluruh kota besar, kecuali Surabaya yang berpotensi hujan petir.

Di Kepulauan Sunda Kecil, hujan ringan berpotensi turun di Mataram dan hujan petir diperkirakan terjadi di Denpasar serta Kupang.

BMKG memprakirakan kondisi cuaca Pulau Kalimantan berpotensi diguyur hujan ringan dan hujan petir. Hujan ringan diprediksi turun di Pontianak, Palangka Raya, Samarinda. Sedangkanhujan petir di Banjarmasin dan Tanjung Selor.

Sementara itu cuaca Pulau Sulawesi yang berawan hanya di Mamuju; hujan ringan hingga sedang di Palu, Kendari, dan Makassar. Hujan petir di Gorontalo dan Manado.

Di wilayah timur Indonesia cuaca berawan menyelimuti Manokwari, sedangkan hujan ringan hingga sedang berpotensi turun di Ambon, Jayapura, dan Ternate.

Prakiraan tinggi gelombang laut di wilayah Indonesia cukup kondusif berkisar antara 0,5 hingga 2,5 meter. Waspadai tinggi gelombang berkisar antara 2,5 hingga 4 meter di Samudra Hindia sebelah selatan Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

"Ada potensi banjir rob di pesisir utara Jawa Tengah," pungkas Prakirawan BMKG Syndhy Indah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Tim Gabungan Kendalikan Titik Api di TPSA Ciniru Kuningan
    Preview komentar:
    Apakah layanan WhatsApp Bank Neo 24 jam? Ya, Layanan ...
  • Rumput Laut & Agar-agar RI Masuk AS Bebas Tarif Tambahan 10%
    Preview komentar:
    Berapakah Wa bank neo? Nomor WhatsApp resmi layanan ...
    Berapakah Wa bank neo? Nomor WhatsApp resmi layanan ...
  • Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah
    Preview komentar:
    Berapakah WA Neo bank? Ya, Nomor WhatsApp resmi ...
    Berapakah WA Neo bank? Ya, Nomor WhatsApp resmi ...
Megapolitan
Penyaluran Bantuan Sumur Bo...
Daerah
Melestarikan Budaya Lewat F...
Daerah
Kabut Asap Mengancam Keseha...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.