Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Lokal Harus Maju Seiring Perkembangan IKN

📅 Senin, 01 Apr 2024, 00:01 WIB | Oleh:
Warga Lokal Harus Maju Seiring Perkembangan IKN Doc: ISTIMEWA
Ket. BAMBANG SUSANTONO Kepala OIKN - Jangan sampai warga menjadi penonton dari perkembangan Kota Nusantara.

PENAJAM PASER UTARA - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) berkomitmen memfasilitasi warga setempat di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, yang masuk wilayah Kota Nusantara untuk maju seiring perkembangan Ibu Kota negara baru Indonesia.

"Kami fasilitasi dan akomodasi warga Sepaku yang proaktif punya keinginan untuk maju. Jangan sampai warga menjadi penonton dari perkembangan Kota Nusantara," ujar Kepala OIKN, Bambang Susantono, di Penajam, Sabtu (30/3).

Seperti dikutip dari Antara, Bambang berharap seluruh warga Kecamatan Sepaku dapat menjadi pelaku bukan penonton. Warga harus bisa memanfaatkan peluang atau kesempatan melakukan kreasi dan inovasi seperti berjualan melakukan website atau aplikasi berupa berjualan daring atau online (e-commerce) bakal difasilitasi OIKN.

"Warga Kecamatan Sepaku bisa menjual produk kerajinan tangan, produk makanan kemasan atau kuliner dan lain sebagainya," ujarnya.

Saat ini, kata dia, Kota Nusantara terus berproses pembangunan fisik dan administrasi, sehingga warga Kecamatan Sepaku nanti berganti kartu tanda penduduk (KTP) Kota Nusantara, Ibu Kota negara Indonesia.

"Administrasi kependudukan akan berubah menjadi KTP Kota Nusantara, bukan lagi KTP Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, dengan hadirnya Ibu Kota negara Indonesia," ungkapnya.

Dapat Pendampingan

Menurut dia, masyarakat yang memiliki KTP Kota Nusantara lebih mudah mendapatkan peluang kerja di Ibu Kota negara masa depan Indonesia. Kemudian juga bakal mendapatkan setiap pelatihan, pendampingan, dan pembinaan, serta pelatihan interaktif (workshop) yang diadakan OIKN.

"Warga KTP Kota Nusantara diupayakan lebih memahami digital menyangkut literasi digital yang sejalan dengan visi Ibu Kota negara baru Indonesia sebagai kota cerdas. Masyarakat ditempatkan sebagai penduduk Ibu Kota negara harus dapat merasakan lebih baik dan maju," ujar Bambang Susantono.

Sebelumnya, Direktur Pelayanan Dasar OIKN, Suwito, mengatakan pihaknya mengembangkan model pendidikan baru di IKN yang dibangun pada sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara.

"Saat ini kita sedang mengembangkan model pendidikan baru dengan pelatihan konsep beyond schooling untuk memperkaya pengetahuan kepada kepala sekolah dan tenaga pendidik," kata Suwito.

Dengan demikian, tambah Suwito, kepala sekolah dan tenaga pendidik memiliki pemahaman yang kuat dan dapat mengimplementasikan atau menerapkan dengan efektif di sekolah. Pelatihan dilaksanakan dengan metode interaktif, narasumber memulai dengan memberikan pengantar singkat sebagai pemantik diskusi.

Kemudian, tambah dia, peserta pelatihan aktif melakukan identifikasi permasalahan dan menyusun solusi untuk pengembangan sekolah di Kota Nusantara sesuai konsep beyond schooling.

Menurut Suwito, beyond schooling melibatkan ekosistem pendidikan, pembelajaran tidak hanya bertumpu pada sekolah dan tenaga pendidik, tetapi melibatkan semua komponen yang ada di sekitar sekolah dan peserta didik, serta juga orang tua ikut mendidik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.