Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tanam Pohon di Tempat yang Salah dapat Sebabkan Pemanasan Global

📅 Kamis, 28 Mar 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Tanam Pohon di Tempat yang Salah dapat Sebabkan Pemanasan Global Doc: AFP/LUIS TATO
Ket. Seorang anak menanam bibit pohon di Nairobi, beberapa waktu lalu. Dalam beberapa kasus, lebih banyak pohon berarti lebih sedikit sinar matahari yang dipantulkan kembali dari permukaan bumi dan lebih banyak panas yang diserap oleh planet ini.

PARIS - Para ilmuwan, pada Selasa (26/3), mengatakan menanam pohon di tempat yang salah sebenarnya dapat berkontribusi terhadap pemanasan global. Dengan peta baru mengidentifikasi lokasi terbaik untuk menumbuhkan kembali hutan dan mendinginkan planet ini.

Dikutip dari The Straits Times, pohon menyerap karbon dioksida. Memulihkan kawasan hutan yang terdegradasi atau menanam pohon muda untuk meningkatkan tutupan hutan merupakan salah satu upaya melawan perubahan iklim.

Namun menurut sebuah penelitian di jurnal Nature Communications, dalam beberapa kasus, lebih banyak pohon berarti lebih sedikit sinar matahari yang dipantulkan kembali dari permukaan bumi dan lebih banyak panas yang diserap oleh planet ini.

"Ada beberapa tempat di mana penebangan pohon kembali menyebabkan dampak negatif terhadap iklim," kata Susan Cook-Patton, salah satu penulis studi tersebut.

"Para ilmuwan telah memahami, memulihkan tutupan pohon menyebabkan perubahan albedo, jumlah radiasi matahari yang dipantulkan kembali dari permukaan planet namun mereka tidak memiliki alat untuk menjelaskannya," katanya.

Efek Pendinginan

Dengan menggunakan peta baru, para peneliti untuk pertama kalinya dapat mempertimbangkan efek pendinginan dari pepohonan dan pemanasan yang disebabkan oleh penurunan albedo.

Mereka menemukan proyek-proyek yang tidak memasukkan albedo ke dalam perhitungan akan melebih-lebihkan manfaat iklim dari penambahan pohon sebesar 20 hingga 80 persen.

Namun Cook-Patton, ilmuwan senior restorasi hutan di The Nature Conservancy, mengatakan peta tersebut juga menyediakan alat untuk membantu pembuat kebijakan mengidentifikasi tempat terbaik untuk menyalurkan sumber daya yang langka untuk memaksimalkan dampak iklim.

"Masih banyak tempat yang memulihkan tutupan pohon sebagai ide bagus untuk mengatasi perubahan iklim. Kami hanya berusaha membantu orang menemukan tempat-tempat itu," katanya.

Albedo tertinggi terdapat di wilayah beku di dunia, dan salju serta es bersih seperti cermin dengan tingkat albedo tinggi memantulkan hingga 90 persen energi matahari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.