Tradisi Kuliner Ramadan yang Menepis Krisis dan Menyatukan Warga Libia
📅 Sabtu, 23 Mar 2024, 02:58 WIB | Oleh: Tim PenulisJelang waktu berbuka puasa, warga Libia yang tua dan muda mengantre di depan toko kecil Sabre. "Baunya sangat enak," kata Mohamad al-Bouechi, seorang pelanggan berusia 69 tahun. "Tetapi sejujurnya, sfinz ini tidak ideal untuk kesehatan Anda," ungkap dia.AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!