Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rusia dan Tiongkok Veto Resolusi AS soal Gencatan Senjata di Gaza

📅 Sabtu, 23 Mar 2024, 17:05 WIB | Oleh:

Prancis tetap menentang serangan Israel di Rafah dan menekankan perlunya mengirimkan bantuan yang sangat dibutuhkan ke wilayah tersebut. Menggarisbawahi pentingnya mewujudkan solusi dua negara terhadap konflik tersebut, ia mengatakan Perancis akan mengusulkan inisiatif kepada Dewan dalam hal ini.

Duta Besar Aljazair, Amar Bendjama, mengatakan, jika Dewan Keamanan mengeluarkan resolusinya pada akhir Februari, ribuan nyawa tak berdosa bisa diselamatkan.

Dia mengatakan sejak AS mengedarkan rancangan tersebut sebulan yang lalu, Aljazair telah mengusulkan perubahan yang masuk akal untuk mencapai "teks yang lebih seimbang dan dapat diterima". Ia mengakui bahwa beberapa usulan mereka telah dimasukkan. "Namun masalah utama masih belum terselesaikan," ujarnya.

Aljazair telah menekankan pentingnya gencatan senjata segera untuk mencegah korban jiwa lebih lanjut, namun sayangnya rancangan tersebut gagal dan negaranya memilih untuk tidak menyetujuinya.

Penderitaan luar biasa yang dialami rakyat Palestina selama lima bulan terakhir, telah mengakibatkan hilangnya nyawa secara tragis lebih dari 32.000 orang di Gaza. Lebih dari 74.000 orang terluka, dan 12.000 orang menderita cacat permanen.

"Angka-angka ini mewakili kehidupan, mimpi dan harapan yang telah hancur," kata Amar, seraya menekankan bahwa teks AS tidak menyebutkan tanggung jawab Israel atas kematian mereka.

"Dunia Arab dan Islam memerlukan pengakuan bahwa Israel akan dimintai pertanggungjawaban," katanya.

"Menekankan langkah-langkah untuk mengurangi kerugian sipil dan membicarakan operasi menyiratkan izin untuk melanjutkan pertumpahan darah bagi Israel. Operasi di Rafah akan menimbulkan dampak buruk jika terus dilakukan," tambahnya.

Sedangkan Inggris mengatakan akan 'melakukan segala yang kami bisa' untuk menyalurkan bantuan ke Gaza.

Duta Besar Inggris Barbara Woodward mengatakan delegasinya memilih "ya", karena Palestina sedang menghadapi krisis dahsyat yang membutuhkan bantuan segera. Oleh karena itu, ia menyatakan kekecewaannya terhadap Tiongkok dan Rusia yang memveto rancangan tersebut, terutama karena rancangan tersebut merupakan pertama kalinya Dewan Keamanan PBB bersuara menentang Hamas.

"Inggris akan melakukan segala yang kami bisa" untuk memberikan bantuan yang sangat dibutuhkan ke Gaza melalui darat, laut dan udara," katanya.

Duta Besar AS, Linda Thomas-Greenfield, mengatakan, resolusi alternatif gagal mendukung pembicaraan diplomatik.

"Rusia lebih mengutamakan politik daripada kemajuan dalam memveto resolusi tersebut, melemparkan batu ketika negara itu tinggal di rumah kaca," kata duta besar AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Daerah
Satgas Yonif 511/DY Evakuas...
Ekonomi
Menanti Sinyal The Fed, 4 A...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.