Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pelestarian Sejarah, Pemkab Buleleng Adakan Lomba Napak Tilas Pendiri Kota Singaraja

📅 Sabtu, 23 Mar 2024, 00:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelestarian Sejarah, Pemkab Buleleng Adakan Lomba Napak Tilas Pendiri Kota Singaraja Doc: ANTARA/HO-Diskominfosanti Buleleng
Ket. Salah satu kelompok peserta lomba napak tilas perjalanan Ki Gusti Ngurah Panji Sakti yang merupakan pendiri awal Kota Singaraja serangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Singaraja ke-420 di Singaraja, Bali, Jumat (22/3/2024).

Buleleng - Pemerintah Kabupaten Buleleng, Bali, mengadakan lomba napak tilas perjalanan Ki Gusti Ngurah Panji Sakti yang merupakan pendiri awal Kota Singaraja serangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Singaraja ke-420.

"Napak tilas ini merupakan wujud pelestarian sejarah lahirnya Kota Singaraja dan bentuk nilai sejarah perjuangan dan keagungan Raja Ki Gusti Ngurah Panji Sakti kepada generasi muda di Buleleng," kata Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Setda Buleleng I Gede Sandhiyasa beserta forkopimda Buleleng dan Kadisdikpora Buleleng tersebut, mengambil tempat di Pura Luhur Yeh Ketupat, Jumat.

Menurut dia, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng telah ditunjuk sebagai penggerak lomba terkait dan pada tahun ini perlombaan tersebut kembali memperebutkan hadiah puluhan juta rupiah.

Sandhiyasa mengungkapkanterselenggaranya kegiatan tersebut diharapkan memberikan pemahaman kepada generasi muda terkait sosok Panji Sakti dan menjadikannya sebagai figur dalam rangka membangun kapasitas diri sehingga mampu berperan dalam pembangunan Buleleng secara umum.

"Melalui kegiatan ini, semoga bisa tumbuh semangat Pemuda Buleleng agar mampu meningkatkan kapasitasnya dalam mendukung pembangunan di Gumi Panji Sakti," katanya.

Sementara itu, Kadisdikpora Buleleng I Made Astika menerangkan kegiatan napak tilas kali ini mengambil tema "Prajurit Panji Sakti saat Perjalanan dari Wanagiri menuju Monumen Tugu Tiga" diikuti oleh 16 regu, yang terdiri dari siswa SMA sederajat di Kabupaten Buleleng.

Adapun rute perlombaan adalah dari Pura Tirta Ketipat lanjut ke jalan raya Wana Giri Desa Pegayaman, Desa Padangbulia dan finish di Monumen Tri Yudha Sakti, kawasan Desa Sangket dengan jarak tempuh sejauh 17,5 kilometer.

Rute yang disiapkan merupakan rute yang relatif aman dengan melibatkan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Buleleng sebagai antisipasi jika saat perjalanan peserta terjadi perubahan cuaca yang tidak menguntungkan.

"Dengan berbagai kualifikasi yang kita siapkan, generasi muda bisa mengapresiasi hakekat sebuah pembangunan, dan mampu berbuat untuk sebuah pembangunan, yaitu pembangunan Buleleng yang kita cintai ini," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Sentimen The Fed Masih Domi...
Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.