Investor Khawatir pada Program Populis yang Boros Anggaran
📅 Sabtu, 23 Mar 2024, 01:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiHal itu disebabkan ketidakpastian sudah relatif lebih rendah usai pengumuman Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait presiden dan wakil presiden RI yang terpilih dalam pemilihan umum (Pemilu) RI 2024.
Pada Rabu (20/3), Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengumumkan pasangan calon presiden dan wakil presiden RI, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2024-2029.
Menurut dia, dalam jangka pendek, keluarnya hasil dari perhitungan resmi KPU tidak terlalu memberikan dampak yang signifikan terhadap perekonomian karena hasil dari pemilihan presiden dan wakil presiden itu tidak jauh berbeda dengan hasil perhitungan cepat. "Secara jangka pendek, sebenarnya hasil pemilihan umum ini sudah diantisipasi oleh investor, terutama melihat siapa yang akan menang," tuturnya.
Meski demikian, ada peluang bahwa hasil dari pemilihan itu akan digugat oleh pasangan yang kalah kontestasi. Dengan demikian, periode dari ketidakpastian pemilihan presiden itu masih terjadi, meskipun ketidakpastian tersebut relatif sudah lebih kecil dibandingkan dengan kondisi sebelum hari pemilihan umum itu berlangsung.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!