Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

40 Orang Tewas dalam Serbuan Bersenjata di Gedung Konser Moskow

📅 Sabtu, 23 Mar 2024, 05:10 WIB | Oleh:

Ajudan presiden Ukraina, Mykhailo Podolyak, lewat saluran Telegramnya mengatakan, Ukraina tidak terlibat dalam serangan itu.

"Mengenai peristiwa di Kota Crocus di pinggiran Rusia, di mana peristiwa tertentu terjadi hari ini, beberapa penembakan, beberapa tindakan teroris yang dilakukan oleh orang tak dikenal, mari kita perjelas, Ukraina sama sekali tidak ada hubungannya dengan peristiwa ini," katanya.

"Saat ini tidak ada indikasi bahwa Ukraina atau warga Ukraina terlibat dalam penembakan itu," ujar juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, John Kirby, yang juga mengatakan kepada wartawan.

"Saya tidak akan menyalahgunakan Anda pada saat-saat awal ini jika ada hubungan apa pun dengan Ukraina."

Mantan presiden Rusia, Dmitry Medvedev menulis di aplikasi Telegram bahwa jika mereka yang bertanggung jawab atas serangan itu ternyata adalah orang Ukraina, "mereka semua harus ditemukan dan dimusnahkan dengan kejam sebagai teroris".

Zakharova menanggapi komentar Gedung Putih tentang tidak terlibatnya Ukraina dengan bertanya, "Atas dasar apa para pejabat di Washington menarik kesimpulan di tengah tragedi tentang tidak bersalahnya seseorang?"

Dia mengatakan bahwa jika Washington memiliki informasi, maka informasi tersebut harus dibagikan dan jika Washington tidak memiliki informasi, maka mereka tidak boleh berbicara sedemikian rupa.

Koresponden Al Jazeera di Moskow, Yulia Shapovalova, mengatakan, "Perlu dicatat bahwa sekitar seminggu yang lalu, tepat sebelum pemilihan presiden di Rusia, kedutaan besar AS dan Inggris memasang peringatan di situs web mereka tentang kemungkinan serangan teror."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Olahraga
Kalah Telak di Piala AFF: T...
Olahraga
Daftar 18 Pemain Voli Putra...

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.