Perencanaan Pangan ke Depan Harus Komprehensif
📅 Rabu, 20 Mar 2024, 00:59 WIB | Oleh: Tim RedaksiLailatul menjelaskan, selama ini masyarakat hanya mengenal tentang karbohidrat dalam beras saja. Karbohidrat terbagi menjadi dua jenis, yaitu karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks.
"Karbohidrat sederhana adalah karbohidrat yang memiliki struktur molekul yang sederhana, sehingga mudah dicerna dan diserap oleh tubuh, contohnya adalah gula, madu, sirup, dan buah-buahan," katanya.
Sedangkan karbohidrat kompleks adalah karbohidrat yang memiliki struktur molekul yang kompleks, sehingga memerlukan waktu lebih lama untuk dicerna dan diserap oleh tubuh, seperti nasi, roti, kentang, singkong, jagung, gandum, oatmeal, dan kacang-kacangan.
Dia pun menyarankan untuk memilih sumber karbohidrat kompleks daripada karbohidrat sederhana, karena karbohidrat kompleks memberikan energi secara bertahap.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Karbohidrat sederhana dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah yang cepat, sehingga memicu pelepasan insulin secara tiba-tiba dari pankreas untuk mengatur kadar gula darah. Ini dapat menyebabkan rasa lapar yang cepat, penurunan energi, dan penimbunan lemak," terangnya.
Sebaliknya, karbohidrat kompleks menghasilkan peningkatan kadar gula darah yang lebih lambat dan stabil, sehingga insulin dilepaskan secara bertahap dan membantu menjaga keseimbangan gula darah.
"Karbohidrat kompleks juga dapat memberikan rasa kenyang lebih lama, mengontrol nafsu makan, dan meningkatkan metabolisme," pungkasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!