Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Memperkuat Lulusan Vokasi Siap Kerja di Pasar Luar Negeri

📅 Sabtu, 25 Jul 2026, 23:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Memperkuat Lulusan Vokasi Siap Kerja di Pasar Luar Negeri Doc: Antara
Ket. Kepala BP3MI Provinsi Kepri Kombes Pol Imam Riyadi.

Tanjungpinang - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus berupaya memperkuat lulusan vokasi agar siap kerja memenuhi permintaan pasar di luar negeri.

Upaya tersebut dalam rangka mendukung target nasional penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) terampil dan profesional yang dipatok oleh Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) sebanyak 500.000 PMI di seluruh dunia. Target ini didominasi tenaga kerja sektor formal dan terampil.

"Dari target 500.000 penempatan PMI itu, komposisinya 300.000 bersumber dari lulusan vokasi (SMK/Politeknik) dan 200.000 dari lulusan umum. Ini adalah peluang besar sekaligus tantangan bagi dunia pendidikan kita untuk melakukan link and match dengan kebutuhan global," kata Kepala BP3MI Kepri Kombes Pol Imam Riyadi di Tanjungpinang, Sabtu.

Untuk mendukung target tersebut, kata dia, BP3MI Kepri telah membangun ekosistem penempatan yang terintegrasi dari hulu. Salah satunya adalah pengembangan program Desa Migran Emas sebagai benteng pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) sekaligus pusat informasi penempatan prosedural.

Saat ini, menurut dia, sudah terbentuk empat Desa Migran Emas di wilayah Kepri, yaitu Desa Teluk Sasah, Pangke, Pangke Barat, dan Tanjung Berlian Barat.

"Ke depan, BP3MI Kepri mempersiapkan sepuluh desa tambahan untuk mengadopsi program serupa," ujar dia.

Selain penguatan di tingkat desa, lanjut Imam, kerja sama dengan institusi pendidikan vokasi terus digenjot.

Hingga saat ini, BP3MI Kepri telah menandatangani delapan Nota Kesepahaman (MoU) dengan berbagai SMK, serta berkolaborasi aktif dengan dua Migrant Center utama, yakni Batam Tourism Polytechnic (BTP) dan Politeknik Negeri Batam.

Kombes Imam juga memaparkan bahwa berdasarkan hasil survei penjaringan peserta peningkatan kapasitas, terdapat potensi suplai yang sangat besar di Kepri, yakni mencapai 2.089 orang calon pekerja migran Indonesia (CPMI).

Beberapa sektor unggulan yang menjadi kekuatan wilayah Kepri, antara lain bidang pengelasan menyusul banyaknya industri galangan kapal di Batam, sektor perhotelan/pariwisata, serta pelaut migran di wilayah perbatasan.

"Saat ini BP3MI Kepri telah mendapatkan kuota 100 PMI untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasi khusus guna mendukung penempatan pekerja migran Indonesia profesional," ujarnya.

Dia menambahkan, BP3MI Kepri melaksanakan pendampingan e-Vokasi bagi SMK bersama KP2MI agar lembaga vokasi di Kepri terdaftar di sistem, sehingga mempermudah akses pelatihan dan menghubungkan CPMI langsung ke pasar kerja.

BP3MI Kepri pun memperkuat kolaborasi lintas sektor melalui Gerakan Nasional Migran Aman bersama Polda Kepri, Diskominfo, dan forum Sosial Ekonomi Malaysia Indonesia (Sosek Malindo) guna memastikan penempatan pekerja migran berlangsung aman serta mencegah TPPO di wilayah perbatasan

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.