Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, Pupuk Indonesia Digitalisasi 27 Ribu Kios Penyaluran Pupuk Subsidi

📅 Selasa, 19 Mar 2024, 00:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Pupuk Indonesia Digitalisasi 27 Ribu Kios Penyaluran Pupuk Subsidi Doc: ANTARA/Harianto.
Ket. Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi memberi keterangan terkait pupuk Indonesia di sela Buka Puasa Bersama Awak Media di Jakarta, Senin (18/3/2024).

Jakarta - Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi mengatakan pihaknya telah melakukan digitalisasi sebanyak 27 ribu lebih kios pupuk subsidi di seluruh Indonesia sehingga penyaluran lebih efisien dan tepat sasaran.

"Nah kita putuskan untuk melaksanakan arahan dari Presiden Joko Widodo itu kita mendigitalisasi seluruh kios pupuk 27 ribu lebih kios itu kita digitalisasi," kata Rahmad di sela Buka Puasa Bersama Media bertajuk Kinerja Berkelanjutan Pupuk Indonesia di Jakarta, Senin.

Rahmad menyampaikan digitalisasi sangat penting dilakukan dalam pendistribusian pupuk utamanya subsidi agar menghindari kericuhan dan mengefisienkan penyaluran.

"Pak Presiden Jokowi menyampaikan keinginannya bahwa orang menebus pupuk hanya dengan KTP, kalau waktu itu menebus dengan KTP dan kita tidak punya sistem digital ini akan menjadichaos, karena bayangkan KTP kemudian buka catatan yang cukup banyak, itu akan menjadichaos," ujar Ramhad.

Selain itu, dengan penerapan sistem digitalisasi maka setiap orang dapat dideteksi dengan cepat terkait berapa alokasi yang berhak didapatkan ataupun menghindari adanya kecurangan permintaan pupuk.

"Nah kita digitalisasi, semua orang sekarang kita bisa tau, NIK nya itu bisa diketik akan ketahuan punya alokasi pupuk berapa. Kalau sudah pernahnebus,nebusdi toko mana, fotonya akan ada semua," tutur Rahmad.

Dengan digitalisasi, kata Rahmad, maka Pupuk Indonesia juga dapat memberikan masukan kepada pemerintah terkait musim tanam dan panen tiga bulan ke depan berdasarkan data yang terkumpul. Digitalisasi juga memungkinkan pengumpulan big data yang memuat informasi transaksi dan kuantitas pupuk yang terjual.

"Itu tanggal 1 Februari kita online, sampai saat ini, sistem ini mencatat hampir 4.561.362 transaksi, dan kuantumnya sudah 712.198 ton (pupuk disalurkan)," kata Rahmad.

Ia menuturkan bahwa digitalisasi kios penyaluran pupuk merupakan langkah signifikan dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam distribusi pupuk subsidi. Dengan sistem yang lebih terkontrol, diharapkan pupuk dapat tersalurkan tepat waktu dan tepat jumlah kepada petani.

Menurut Rahmad, pupuk memainkan peran krusial dalam mendukung pertumbuhan tanaman dan meningkatkan hasil panen, sehingga sangatlah penting untuk memastikan distribusi pupuk yang efisien dan terukur.

Dengan digitalisasi kios penyaluran pupuk subsidi, lanjut Rahmad, Pupuk Indonesia berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada petani Indonesia dan mendukung ketahanan pangan negara.

"Betapa pentingnya pupuk bagi produktivitas pertanian, makanan pertanian. Kalau manusia ada empat sehat lima sempurna, tapi kalau tanaman itu ada pupuk, kata Rahmad.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.