Bulan Es di Planet Jupiter Menghasilkan Cukup Oksigen untuk Bernapas Satu Juta Orang dalam Sehari
📅 Senin, 11 Mar 2024, 05:18 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SMengukur oksigen di Europa
Untuk mengukur berapa banyak oksigen yang dihasilkan permukaan Europa, para ilmuwan menggunakan instrumen Jovian Auroral Distributions Experiment (JADE) di pesawat Juno.
JADE dirancang untuk mengukur partikel bermuatan di wilayah aurora Jupiter. Namun saat Juno terbang melintasi Europa pada September 2022, JADE berhasil mengukur partikel bermuatan yang dilepaskan dari atmosfer bulan untuk pertama kalinya.
Dengan menggunakan data JADE, para ilmuwan memperkirakan jumlah total gas hidrogen (bukan oksigen) di atmosfer tipis Europa. Karena terdapat satu atom oksigen untuk setiap dua atom hidrogen dalam molekul air, para ilmuwan dapat menggunakan data gas hidrogen untuk kemudian menghitung jumlah oksigen yang dihasilkan di permukaan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Hal ini benar-benar menyempurnakan dan mempersempit pemahaman kita tentang berapa banyak oksigen yang dihasilkan di permukaan," kata penulis utama studi Jamey Szalay, seorang peneliti fisika luar angkasa di Universitas Princeton.
"Tapi kita tidak tahu berapa banyak yang meninggalkan permukaan dan berapa banyak yang sampai ke laut," tambah Szalay. Misi Europa NASA berikutnya, Clipper , dapat membawa kita lebih dekat untuk menjawab pertanyaan tersebut.
Pencarian berkelanjutan untuk kemungkinan adanya kehidupan. Misi Europa Clipper NASA dijadwalkan diluncurkan pada Oktober 2024. Tujuan utamanya adalah untuk menentukan apakah Europa layak huni atau tidak.
Sebaiknya Anda baca juga:
Clipper akan dilengkapi dengan instrumen yang akan membantu mengungkap struktur bagian dalam Europa, seperti radar bawah permukaannya. Dengan alat ini, para ilmuwan NASA akan mengintip puluhan mil di bawah kerak bumi untuk mengidentifikasi fitur-fitur yang dapat membantu menentukan apakah oksigen mencapai lautan di bawah permukaan, kata Niebur kepada BI.
"Clipper adalah misi yang sangat menarik, dan memiliki tujuan sains penting yang kemungkinan besar akan merevolusi pemahaman kita tentang cangkang es, lautan di bawah permukaan, dan bagaimana mereka berinteraksi satu sama lain," kata Szalay.
Meskipun mengetahui apakah lautan bawah permukaan Europa mengandung oksigen atau tidak, akan meningkatkan pemahaman kita tentang kelayakhunian bulan , hal ini tidak secara otomatis memastikan apakah kehidupan ada, atau bisa saja ada, di Europa.
"Jumlah oksigen yang tersedia di Europa bukanlah sebuah saklar biner yang dapat menentukan apakah ada kehidupan atau tidak," jelas Niebur.
Dia menunjukkan bahwa kehidupan ada di Bumi selama sekitar 1,5 miliar tahun tanpa oksigen. Jika hal itu bisa terjadi di sini, hal itu juga bisa terjadi di bulan yang jauh ini.
Sedangkan untuk misi Juno, Szalay akan terus mengerjakan data yang mereka ambil selama terbang lintas Europa ini.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!