Bulan Es di Planet Jupiter Menghasilkan Cukup Oksigen untuk Bernapas Satu Juta Orang dalam Sehari
📅 Senin, 11 Mar 2024, 05:18 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
Misi Juno Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat atau National Aeronautics and Space Administration (NASA), baru-baru ini menemukan bahwa Europa, bulan es di planer Jupiter, menghasilkan 1.000 ton oksigen setiap 24 jam. umlah tersebut cukup untuk membuat satu juta orang bernapas selama sehari, namun ternyata jauh lebih sedikit dari perkiraan sebelumnya.
Sekitar 400 juta mil jauhnya, dunia perairan bernama Europa terapung di luar angkasa, yang menghasilkan 1.000 ton oksigen setiap 24 jam. "Oksigen tersebut cukup untuk membuat satu juta orang tetap hidup selama sehari," kata NASA melaporkan minggu ini.
Namun, perkiraan baru ini, yang diterbitkan dalam jurnal Nature Astronomy, tidak dimaksudkan untuk menentukan berapa banyak orang yang dapat menghuni bulan Jupiter ini. Mereka membantu para ilmuwan mencari tahu apakah Europa memiliki kehidupannya sendiri atau tidak.
"Kami pikir Europa adalah tempat yang paling mungkin untuk melihat kehidupan di luar Bumi saat ini," kata Curt Niebur, ilmuwan utama NASA untuk eksplorasi planet luar yang tidak terlibat dalam penelitian ini.
Dilansir oleh Business Insider, NASA memperikan jika ada bentuk kehidupan di Europa, mereka mungkin seperti mikroba, atau mungkin sesuatu yang lebih kompleks . Namun mereka tidak akan terlihat dari permukaan, yang merupakan gurun beku.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kemungkinan besar mereka berada di lautan luas bawah tanah bulan yang mungkin mengandung air sebanyak dua kali lipat jumlah air di Bumi," kata NASA.
Meskipun air adalah salah satu unsur utama kehidupan, seperti yang kita ketahui, air bukanlah satu-satunya. Ada daftar bahan kimia lain yang dicari para ilmuwan, oksigen adalah salah satunya.
Kini, pesawat luar angkasa Juno milik NASA , yang saat ini terbang mengelilingi Jupiter dan bulan-bulannya, telah mengambil perkiraan produksi oksigen Europa yang paling tepat hingga saat ini. Dan ternyata jumlahnya jauh lebih sedikit dari yang diharapkan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Perkiraan terbaru mengenai 1.000 ton oksigen setiap 24 jam adalah 86 kali lebih sedikit dibandingkan perkiraan sebelumnya. Dan data baru ini mungkin membuat kelayakan huni Europa dipertanyakan.
Bagaimana Europa menghasilkan oksigen
Produksi oksigen terlihat sangat berbeda di Europa dibandingkan di Bumi. Bumi mendapatkan oksigen dari fotosintesis , sedangkan Europa berasal dari planet induknya, Jupiter.
"Jupiter memancarkan radiasi kuat yang menghujani Europa dengan partikel berenergi tinggi. Partikel-partikel tersebut kemudian berinteraksi dengan air es beku (H2O) di permukaan bulan."
Menurut NASA, interaksi tersebut memecah molekul H2O menjadi gas hidrogen dan oksigen. Namun ke mana perginya oksigen masih menjadi pertanyaan besar. Beberapa di antaranya mungkin tersangkut di es, beberapa mungkin lepas ke luar angkasa, dan beberapa lagi mungkin melayang ke bawah permukaan laut Europa.
Jika oksigen mencapai cukup di bawah tanah, itu berarti lautan Europa memiliki salah satu bahan penting bagi kehidupan yang kita kenal. "Tapi itu menjadi tanda tanya besar bagi kami," karena oksigen bisa berakhir di banyak tempat berbeda, kata Niebur.
Apa yang dilakukan misi Juno NASA adalah menjelaskan lebih banyak tentang jumlah total oksigen yang dihasilkan permukaan Europa. Namun masih belum jelas berapa banyak, jika ada, yang merembes ke laut bawah tanah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!