Antibiotik Kelas Baru Dapat Melawan Resistensi Antimikroba
📅 Senin, 04 Mar 2024, 06:10 WIB | Oleh: Haryo BronoMab sendiri tidak hanya memiliki selubung sel yang luar biasa tebal dan kedap air yang dapat menolak antibiotik. Ia juga memiliki kemampuan untuk bersembunyi di dalam fagosit, sel kekebalan yang tugasnya menelan dan membunuh mikroorganisme.
Dalam kasus Mab, sel-sel kekebalan ini tidak membunuh bakteri secara efisien dan mungkin secara tidak sengaja melindungi bakteri tersebut dari antibiotik. Pengobatan yang ada saat ini sering kali gagal meskipun sudah lama menggunakan tiga hingga empat kombinasi antibiotik selama 12 hingga 18 bulan dengan lebih dari separuh pasien tidak sembuh.
Di antara yang tidak sembuh lebih dari 70 persen pasien menderita efek samping yang sangat merugikan. COE dalam penelitian ini terbukti lebih efektif dibandingkan antibiotik pengontrol amikasin dan imipenem dalam memberantas Mab baik dalam percobaan in-vitro maupun in-vivo.
Para peneliti lalu menghubungkan keefektifan ini dengan penargetan senyawa tersebut terhadap integritas fisik dan fungsional dinding sel bakteri. "Jika Anda menghancurkan membran, sel akan pecah dan tentu saja hal itu akan membunuh bakteri, namun hal itu cenderung bukan merupakan mekanisme selektif," kata Zhang.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Namun, ada banyak fungsi penting yang terjadi pada membran yang dapat terganggu oleh penargetan membran yang lebih halus. Hipotesis kami adalah bahwa senyawa kami, dengan menginduksi remodeling membran, menghambat beberapa fungsi penting secara bersamaan," imbuh dia seraya menambahkan bahwa serangan gangguan ini mempunyai efek multiplikatif pada bakteri, membuatnya 10 hingga 1000 kali lebih sulit mengembangkan resistensi dibandingkan dengan antibiotik konvensional.
Mekanisme unik COE juga berperan besar dalam aspek lain dari resistensi atau toleransi antibiotik dimana produksi biofilm, suatu keadaan dimana komunitas mikroba bersatu dan menghasilkan zat polimer, sehingga menciptakan semacam perisai.hay/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!