Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Ajukan Proposal Reformasi Dewan Keamanan PBB

📅 Jumat, 01 Mar 2024, 08:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Ajukan Proposal Reformasi Dewan Keamanan PBB Doc: ANTARA/Desca Lidya Natalia
Ket. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning saat menyampaikan keterangan kepada media di Beijing pada Kamis (29/02/2024).

BEIJING - Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi membahas upaya reformasi Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam putaran ke-78 Intergovernmental Negotiations Majelis Umum PBB yang berlangsung di Beijing.

"Reformasi Dewan Keamanan PBB merupakan bagian integral dari reformasi PBB secara keseluruhan. Tiongkok mendukung reformasi DK PBB agar mereka dapat memenuhi tanggung jawab krusial dalam memelihara perdamaian dan keamanan internasional," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning saat menyampaikan keterangan kepada media di Beijing pada Kamis (29/2).

Menlu Wang Yi bertemu dengan ketua bersama Intergovernmental Negotiations yaitu Tareq M. A. M. Albanai dan Alexander Marschik.Albanai adalah Wakil Tetap Kuwait di PBB sedangkan Marschik adalah Wakil Tetap Austria di PBB.

Negosiasi soal upaya reformasi DK PBB telah berlangsung di PBB sejak 1995.

Sesi Pleno Informal Majelis Umum PBB kemudian meluncurkan proses Intergovernmental Negotiations yang diwakili berbagai kelompok negosiasi namun hingga saat ini masih saling berseberangan sehingga menghambat proses reformasi DK PBB.

"Kami percaya bahwa reformasi DK PBB akan secara efektif meningkatkan keterwakilan dan pendapat negara-negara berkembang serta memberikan kesempatan kepada lebih banyak negara kecil dan berkembang untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan di organisasi tersebut," ungkap Mao Ning.

Tiongkok, ungkap Mao Ning, juga ingin agar DK PBB dapat menjunjung tinggi solidaritas dan kerja sama komunitas internasional dan negara-negara anggota PBB dapat mencari konsensus.

"Reformasi ini harus menguntungkan semua negara anggota, bukan hanya mementingkan kepentingan segelintir orang saja karena PBB adalah organisasi dengan basis terluas di dunia dan oleh karena itu mampu mewakili semua negara di dunia, " kata Mao Ning.

Mao Ning menyebut Tiongkok menilai bahwa DK PBB tidak hanya mewakili kepentingan anggota tetap DK PBB tetapi juga negara-negara berkembang dan negara-negara kecil dapat memiliki lebih banyak kesempatan ambil bagian dalam proses pengambilan keputusan di DK PBB.

"Mengenai bagaimana reformasi harus dilaksanakan secara spesifik, hal ini memerlukan konsultasi yang serius di antara anggota PBB dan mengakomodasi keinginan negara-negara sehingga semua anggota dapat memperoleh manfaat dari reformasi tersebut," kata Mao Ning.

Dalam putaran ke-78 Intergovernmental Negotiations itu, Wang Yi mengatakan Tiongkok mendukung kemajuan yang stabil dalam reformasi DK PBB ke arah yang benar, meningkatkan keterwakilan dan suara negara-negara berkembang.

Selain itujuga memberikan kesempatan kepada lebih banyak negara kecil dan sedang untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan serta memungkinkan semua negara anggota mendapatkan manfaat dari hal ini. dari reformasi.

Wang Yi menyebut solidaritas dan kerja sama komunitas internasional perlu ditempatkan pada posisi penting dan mengupayakan konsensus seluas-luasnya dari komunitas internasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.