Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

IKN Dipastikan Ramah Disabilitas

📅 Kamis, 29 Feb 2024, 01:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
IKN Dipastikan Ramah Disabilitas Doc: ANTARA/Rivan Awal Lingga
Ket. Suasana pembangunan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Senin (12/2/2024).

Jakarta - Komisi Nasional Disabilitas (KND) berharap pihak Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) melibatkan para komisioner KND dalam memastikan pembangunan IKNbetul-betul mengusung visi inklusif, termasuk bagi penyandang disabilitas.

"Sejauh ini, belum pernah ada undangan khusus dari OIKN kepada KND untuk membahas pembangunan afirmasi di IKN," kata komisioner KNDRachmita Maun Harahap di Jakarta,Rabu.

DenganKNDtidak diikutsertakan dalam proses perencanaan pembangunan IKN, katadia, akan kembali meminggirkan para penyandang disabilitas dalam aktivitas urban maupun ruang perkotaan meski IKN mengusung visi sebagai ibu kota baru yang inklusif.

Dari hasil pengamatan, ia menilai tidak sedikit desain gambar pembangunan IKN yang belum sepenuhnya menerapkan desain inklusif dengan mengikutsertakan keberagaman disabilitas dan bukan sekadar memenuhi persyaratan administrasi.

Ia mencontohkan ada desain gambar infrastruktur yang sudah memasukkan bidang kemiringan (ramp) untuk disabilitas fisik dengan kursi roda, namun begitu ramp tersebut tidak memiliki pegangan (railing) sehingga dapat dipastikan nantinya perlu dibangun ulang agar bisa digunakan oleh penyandang disabilitas.

"Jadi seharusnya KND sejak awal dilibatkan untuk memberi advokasi kepada kontraktor atau pejabat pemerintah yang terlibat dalam pembangunan IKN agar paham terkait desain infrastruktur yang ramah untuk disabilitas," katanya.

Ia mengingatkan bahwapartisipasi para penyandang disabilitas di ruang publik sudah dijamin oleh Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas sehingga pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan sudah seharusnya mengikutsertakan penyandang disabilitas sebagai bagian dari pengguna ruang publik.

Oleh karena itu, pihaknya menunggu undangan dari OIKN untuk meninjau sekaligus mengaudit bangunan infrastruktur yang sudah berdiri di IKN apakah betul-betul inklusif dan ramah terhadap disabilitas sebelum akhirnya diresmikan.

"Mungkin ke depannya saya rencana mau datang ke IKN, koordinasi dengan kementerian terkait agar bisa survei ke IKN untuk mengaudit bangunan-bangunan di sana. Kalau ada salah-salah bisa lapor kontraktor untuk diperbaiki, rapikan lagi kalau sudah diperbaiki, sudah oke, sudah inklusif, baru bisa diresmikan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.