Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Yogyakarta Optimistis Sabet Predikat Kota Layak Anak Paripurna

📅 Selasa, 27 Feb 2024, 02:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Yogyakarta Optimistis Sabet Predikat Kota Layak Anak Paripurna Doc: ANTARA/Andreas Fitri Atmoko
Ket. Dokumentasi - Sejumlah pelajar mengikuti kirab saat acara Peringatan Hari Anak Nasional 2015 bertajuk "Wujudkan Lingkungan dan Keluarga Ramah Anak"di kawasan Titik Nol Kilometer, Yogyakarta, Minggu (2/8/2015).

Yogyakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta optimistis wilayah ini mampu meraih predikat Kota Layak Anak (KLA) Paripurna dengan memperkuat sinergi pemerintah, swasta, serta seluruh elemen masyarakat dalam pemenuhan hak anak.

"Harus terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan. Hal yang dicakup adalah kebijakan, program, dan kegiatan untuk menjamin terpenuhinya hak dan perlindungan anak," kata Sekda Kota Yogyakarta Aman Yuriadijaya di Yogyakarta, Senin.

Aman menjelaskan KLA merupakan kota yang mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha.

Menurut dia, ada banyak tolok ukur untuk menjadi KLA, di antaranya terdapat sekolah ramah anak, ruang bermain ramah anak, serta berbagai upaya untuk perlindungan anak.

Berdasarkan data profil anak pada tahun 2023, tercatat 26,53 persen penduduk di Kota Yogya adalah anak-anak.

"Berdasarkan data Dindukcapil Kota Yogya pada bulan Desember 2023 terdapat sekitar 109.477 jiwa anak-anak dari 412.589 jumlah penduduk ber-KTP Kota Yogya," ujar dia.

Dengan besarnya proporsi jumlah anak tersebut, dia meminta seluruh perangkat daerah di Kota Yogyakarta terus berkomitmen memenuhi hak anak dengan berbagai upaya sehingga Kota Yogyakarta akan meraih KLA Paripurna.

"Alhamdulillah, pada tahun 2021 sampai 2023 Kota Yogya telah meraih penghargaan predikat KLA kategori utama," kata Aman.

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogya Yunianto Dwisutono menyebutkan ada beberapa indikator penilaian KLA, mulai dari upaya perlindungan anak, hak sipil dan kebebasan, kelembagaan, kesehatan, pendidikan, lingkungan keluarga, hingga pengasuhan alternatif.

"Kami akan terus menjalankan upaya perlindungan dan pemenuhan hak anak di berbagai sektor, mulai dari sektor kewilayahan, pendidikan, kesehatan, perlindungan dan pendampingan hukum, hingga peribadatan di rumah ibadah," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.