Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Revitalisasi Gereja Immanuel Wujud Kepedulian Jaga Cagar Budaya Bangunan Ibadah Bersejarah

📅 Minggu, 25 Feb 2024, 03:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Revitalisasi Gereja Immanuel Wujud Kepedulian Jaga Cagar Budaya Bangunan Ibadah Bersejarah Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Kepala Pusat Konservasi Cagar Budaya Provinsi DKI Jakarta Norviadi Setio Husudo (kiri) bersama Ketua Majelis Jemaat GPIB Immanuel Jakarta, Pendeta Abraham R. Persang (kanan) di Gereja GPIB Immanuel Jakarta Pusat, Sabtu (24/2/2024).

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyebut revitalisasi Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB)Immanuel Jakarta menjadi salah satu wujud kepedulian pemprov terhadap pelestarian cagar budaya pada bangunan-bangunan ibadah bersejarah.

"Revitalisasi gereja ini contoh yang baik terkait dengan pelestarian bangunan cagar budaya khususnya tempat ibadah. Gereja Imanuel dan gereja lain mendapatkan dukungan rakyat dan pemerintah ini wujud kepedulian Pemprov DKI dalam melestarikan bangunan cagar budaya," kata Kepala Pusat Konservasi Cagar Budaya Provinsi DKI Jakarta Norviadi Setio Husudo di Gereja GPIB Immanuel Jakarta Pusat, Sabtu.

Norviadi menyebut, ke depannya Pemprov DKI juga siap mendukung revitalisasi tempat ibadah lainnya mulai dari masjid, vihara, gereja, sesuai dengan kebutuhanmasing-masing. Selain itu, dukungan yang diberikan Pemprov DKI Jakarta juga demi mewujudkan tempat ibadah yang lebih nyaman dan mengembalikan bangunan sebagaimana fungsinya.

"Semoga apa yang sudah dilakukan bersama bukan hanya dari pemerintah tetapi jemaat dan pengurus gereja atau majelis semoga bisa membawa hasil jangka panjang dan dapat dinikmati oleh anak cucu kita kedepannya," ucap Norviadi.

Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat GPIB Immanuel Jakarta, Pendeta Abraham R. Persang mengatakan, pihaknya selalu berupaya untuk meningkatkan pembangunan dan pelestarian Gereja Immanuel.

Kegiatan pelestarian tersebut terbagi menjadi tiga kegiatan, antara lain pelestarian dokumen dengan kesepakatan semua pihak untuk melestarikan semua dokumen terkait konservasi mulai tahun 2000-an secara teknis dan tersusun.

Selanjutnya, melestarikan fisik bangunan gereja dengan melakukan pemantauan terhadap setiap bangunan bahkan setelah dilakukan revitalisasi.

"Orang mungkinberpikir gereja ini setelah revitalisasi selesai, padahal tidak. Gereja ini harus kami pantau terus. Nah semua warga jemaat di sini sudah berkomitmen melestarikan ini sehingga mulai 2006 apapun kegiatan itu terkait bangunan kami sepakat meminta konfirmasi," jelas Pendeta Abraham.

Kemudian, terakhir, pelestarian terhadap pengetahuan jemaat gereja.

Menurut Abraham, selain melestarikan gereja sebagai bangunan ibadah, juga harus dilestarikan pengetahuan setiap jemaat, sehingga dilakukan sosialisasi dengan berharap jemaat mendapatkan pengetahuan secara luas.

Abraham berharap, komunikasi dan kerja sama yang sudah berjalan antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan Gereja Immanuel Jakarta ini terus berlanjut. Terlebih, Gereja Immanuel merupakansalah satu gereja yang banyak dikunjungi wisatawan lokal dan menjadi ikon Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB).

"Kami berharap ke depan bisa jadi lebih baik dan perhatian Pemda juga bisa berjalan terus karena sekali melakukan perbaikan saja sudah habis Rp500 juta, total gereja ini mulai tahun 2000-an sampai sekarang, sudah masuk revitalisasi itu total sudah Rp35 miliar," ucap Abraham.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

34 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.