Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Belitung Sebut Cap Go Meh Lambang Kerukunan

📅 Minggu, 25 Feb 2024, 13:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bupati Belitung Sebut Cap Go Meh Lambang Kerukunan Doc: ANTARA/Kasmono
Ket. Perayaan Cap Go Meh di Kelenteng Sijuk Belitung.

BELITUNG - Penjabat Bupati Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yuspian mengatakan perayaan Cap Go Meh melambangkan kerukunan antarwarga keturunan Tionghoa dan masyarakat lokal di daerah itu.

"Cap Goh Meh bukan sekadar perayaan namun juga melambangkan kerukunan," katanya usai menghadiri perayaan Cap Go Meh di Kelenteng Sijuk, Belitung, Sabtu (24/2).

Dia mengapresiasi kemeriahan perayaan Cap Go Meh di Kelenteng Sijuk yang merupakan kelenteng tertua di Pulau Belitung yang dibangun pada tahun 1815.

"Kita bisa bersama-sama menyaksikan langsung kemeriahan perayaan Cap Go Meh di Kelenteng Sijuk yang mendapatkan sambutan antusias dari masyarakat," ujarnya.

Dia berharap kegiatan perayaan Cap Go Meh di Kelenteng Sijuk bisa berlanjut pada tahun-tahun berikutnya sehingga nuansa kebersamaan semakin kuat.

"Masyarakat Belitung terbagi dalam dua kelompok besar yakni Melayu Belitung dan Chinese Belitung. Tentunya kalau dua unsur ini bisa bersatu padu dan bekerja sama serta saling toleransi maka akan mudah untuk mencapai tujuan pembangunan," katanya.

Selain itu, lanjut Yuspian, perayaan Cap Go Meh di Kelenteng Sijuk juga dapat dikemas menjadi agenda pariwisata ke depan karena memiliki ciri khas tersendiri.

"Kekhasannya luar biasa bukan sekadar lokal namun nilai-nilainya sangat universal bahkan mengglobal. Kalau kita lihat di beberapa negara luar momentum yang menampilkan nuansa Tionghoa banyak dilakukan, karena tampilan secara fisik ornamen-ornamen Tionghoa cukup meriah," ujarnya.

Ketua Yayasan Kelenteng SijukDedi Hernandiemengatakan bahwa dalam merayakan Cap Go Meh 2024, Kelenteng Sijuk menampilkan sejumlah acara dan hiburan bagi masyarakat Tionghoa setempat.

Menurut dia, perayaan Cap Go Meh ini merupakan kegiatan perdana atau pertama kali digelar yang akan dilanjutkan pada tahun selanjutnya dan dikemas sebagai agenda kepariwisataan.

"Meskipun persiapannya mendadak sekitar dua mingguan, perayaan Cap Go Meh mendapatkan antusias dari masyarakat termasuk yang merantau di luar kota juga pulang kampung," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Nasional
Mentan: Stok Beras Lebih da...
Luar Negeri
Paus Sampaikan Solidaritas ...
Ekonomi
BI: Transaksi QRIS Bebas Bi...
Ekonomi
Harga BBM Pertamina, Shell,...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.