Patung Tentara Terakota, Sang Penjaga Makam Kaisar Qin
📅 Jumat, 23 Feb 2024, 06:10 WIB | Oleh: Haryo BronoKaisar Pertama
Shi Huangdi adalah raja negara Qin. Ia juga dikenal sebagai kaisar Tiongkok pertama karena berprestasinya dalam menyatukan beberapa kerajaan di Tiongkok sejak tahun 221 SM, masa awal dimulainya Dinasti Qin.
Ia dikenal sebagai kaisar yang ingin hidup lama dengan melakukan beberapa usaha. Agar terus hidup, para ilmuwan diberi tugas untuk menemukan obat mujarab yang dapat memperpanjang hidupnya sehingga kekuasaan tetap ada di genggamannya.
Utusan muda dikirim melintasi Laut Timur menuju Jepang untuk mencariPenglai, yang dalam mitologi Tionghoa adalah sebuah wilayah legendaris yaitu salah satu dari tiga gunung atau pulau ilahi yang terletak di Laut Timur. Tempat ini disebut sebagai negeri abadi. Usahanya yang tidak wajar itu tentu saja menemui kegagalan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun kaisar ini akhirnya meninggal pada 210 SM. Pemerintahannya singkat namun penuh dengan insiden. Pada periodenya dilakukan pembangunan Tembok Besar Tiongkok untuk menahan serangan dari utara. Selain itu juga terjadi pembakaran buku, sejumlah ribuan karya sastra dan filosofi dihancurkan, dan pembangunan istana kerajaan yang mewah.
Kasus-kasus tersebut mendorong Kaisar Shi Huangdi mendapatkan reputasi abadi sebagai seorang lalim megalomaniak. Tidak heran ia beberapa kali mengalami tiga usaha pembunuhan, karena tindakannya dan pemberontakan dari kerajaan yang ditaklukkan.
Selalu lolos dari usaha pembunuhan membuatnya termotivasi untuk dikenang meski telah meninggal. Usaha lainnya Shi Huangdi adalah membangun mausoleum besar yang proyeknya dimulai pada awal pemerintahannya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ternyata pembangunan situs ini tidak mudah. Memerlukan banyak pekerjaan untuk mempersiapkannya proyek tersebut. Langkah pertama yang ditempuh distrik administratif didirikan di lokasi tersebut. Sebanyak 30.000 keluarga direlokasi secara paksa ke sana.
Mereka diberi tugas untuk membangun makam terbesar yang pernah ada dalam sejarah Tiongkok. Akhirnya, ketika Shi Huangdi semakin tua dan menyadari waktu semakin singkat, ratusan ribu pekerja paksa dikirim sebagai tambahan untuk mendorong proyek tersebut hingga selesai.
Dengan makam yang megah Shi Huangdi ingin dikenang lama setelah masa pemerintahannya berakhir. Adanya patung tentara terakota yang jumlahnya sangat banyak, dan adanya perlindungan berupa panah dan merkuri di dalamnya diharapkan bisa mencapai tujuan tersebut. hay/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!