Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiongkok Menciptakan Perangkat Plasma untuk Membuat Pesawat Hilang dari Pantauan Radar

📅 Rabu, 21 Feb 2024, 00:01 WIB | Oleh:

Banyak peneliti di Tiongkok, termasuk angkatan udara, kini mencoba memanfaatkan pencapaian yang sudah ada dan mengembangkan teknologi siluman plasma tertutup. Hal ini akan membatasi plasma dalam rongga tertutup, sehingga lebih mudah untuk menghasilkan plasma dengan kepadatan tinggi dan mengubah parameter karakteristiknya untuk menyerap gelombang elektromagnetik multi-band.

"Hal ini akan memberikan perlindungan tambahan pada area vital yang menjadi sasaran radar musuh, seperti kubah radar dan kokpit pilot," kata para ilmuwan.

Tim Tan telah mengembangkan salah satu perangkat yang menggunakan pelepasan berkas elektron untuk menghasilkan area plasma yang luas dan terbatas, sebuah metode yang pertama kali diungkapkan kepada publik. Dibandingkan dengan teknik lain yang dilaporkan seperti perangkat pelepasan plasma frekuensi radio tertutup, pendekatan ini memisahkan plasma dari generator, memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam desain rongga agar sesuai dengan struktur pesawat yang berbeda.

Tim tersebut mengatakan bahwa plasma yang dihasilkan oleh berkas elektron menawarkan penyesuaian sifat fisik yang unggul, efisiensi energi yang lebih tinggi, pengurangan kebutuhan daya dari pesawat, dan bobot yang lebih ringan, sehingga ideal untuk aplikasi praktis. Uji coba prototipe yang dilakukan di lapangan telah menunjukkan kelayakan desainnya. Namun, tidak semua orang dapat membuat mesin ini, karena ada banyak tantangan teknis di balik strukturnya yang tampak sederhana. Misalnya, mengukur plasma secara akurat di dalam rongga menimbulkan hambatan besar dibandingkan metode yang ada saat ini, menurut para peneliti Tiongkok.

Pengembangan proyek ini melibatkan berbagai inovasi teknologi, beberapa di antaranya dibagikan oleh tim Tan dalam makalahnya, termasuk teknik untuk mengatur kepadatan gas inert di dalam rongga. Mereka menekankan bahwa mengadaptasi teknologi ini untuk aplikasi teknik tertentu memerlukan pertimbangan cermat terhadap karakteristik struktural pesawat. "Kami mengantisipasi implementasi nyata dari teknologi ini di Tiongkok dalam waktu dekat," kata Tan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

19 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.