Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Bandung Serahkan Santunan Rp42 Juta kepada 19 Petugas Pemilu Meninggal

📅 Rabu, 21 Feb 2024, 15:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Bandung Serahkan Santunan Rp42 Juta kepada 19 Petugas Pemilu Meninggal Doc: antarafoto
Ket. Penyerahan santunan ke ahli waris petugas pemilu yang meninggal dunia.

BANDUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat (Jabar) menyerahkan santunan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan sebesar 42 juta rupiah bagi ahli waris dari 19 petugas penyelenggara pemilu yang meninggal dunia saat menjalankan tugasnya.

"Ada sekitar 19 orang dari Bawaslu dan KPPS yang meninggal dunia dan kami berikan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan, mudah-mudahan dapat meringankan beban bagi keluarga ahli waris," kata Bupati Bandung Dadang Supriatna di Kabupaten Bandung, Rabu (21/2).

Dadang menjelaskan kebanyakan petugas yang meninggal adalah anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) dan Panwaslu. Rata-rata mereka meninggal dunia akibat kelelahan saat menjalankan tugas.

"Sembilan orang di antaranya meninggal dunia sebelum hari 'H' pencoblosan dan 10 orang setelah hari pencoblosan pemilu," kata dia.

Lebih lanjut dia menyampaikan, pihaknya sudah mengantisipasi dari jauh sebelum pemilu dilaksanakan dengan memastikan seluruh petugas pemilu di Kabupaten Bandung mendapatkan jaminan BPJS Kesehatan.

"Maka pada saat itu saya langsung memberikan kebijakan, bahwa untuk jumlah petugas KPPS yang banyaknya 110.000 orang semuanya diantisipasi oleh BPJS Ketenagakerjaan, baik untuk petugas yang sakit, maupun yang meninggal dunia," katanya.

Dia menambahkan, untuk seluruh biaya perawatan petugas pemilu yang sakit sepenuhnya ditanggung oleh BPJS Kesehatan dengan tidak dipungut biaya apapun.

Bupati menyampaikan rasa bela sungkawa dan duka cita mendalam atas wafatnya para petugas pemilu yang meninggal dunia saat menjalankan tugas negara.

"Kepada ahli waris atau ibu atau suami istri yang ditinggalkan oleh almarhum atau almarhumah, semoga Allah memberikan kesabaran, ketabahan, sampaikan salam hormat saya kepada keluarga ahli waris dan para petugas penyelenggara pemilu yang hingga saat ini masih menjalankan tugasnya," kata dia.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Syam Zamiat Nursyamsi menyampaikan mayoritas petugas KPPS dan Bawaslu yang sakit atau bahkan meninggal dunia akibat mereka kelelahan dalam menjalankan tugas.

"Terlebih bagi KPPS yang melakukan pungut hitung suara baik siang maupun malam hari," kata Syam.

Selain itu, dirinya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bandung atas dukungan yang luar biasa diberikan kepada masyarakat Kabupaten Bandung, khususnya para petugas penyelenggara pemilu yang mengalami sakit maupun meninggal dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

47 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.