Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Volume Sampah Tembus 1.800 Ton per Hari, Pemkab Bandung Siap Ambil Langkah Represif

8 Rabu, 08 Apr 2026, 16:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Volume Sampah Tembus 1.800 Ton per Hari, Pemkab Bandung Siap Ambil Langkah Represif Volume Sampah Tembus 1.800 Ton per Hari, Pemkab Bandung Siap Ambil Langkah Represif Doc: Antara
Ket. Petugas DLH Kabupaten Bandung mengangkut tumpukan sampah ilegal di Katapang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Bandung - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung, Jawa Barat mempertimbangkan langkah represif melalui penguatan penegakan hukum untuk mengatasi persoalan pembuangan sampah liar di pinggir jalan.

Kabid Pengelolaan Sampah DLH Kabupaten Bandung, Abdul Wahid Fauzy, menyebut upaya persuasif dan edukasi yang selama ini dijalankan dinilai belum memberikan efek jera sehingga pihaknya mempertimbangkan langkah tersebut.

“Kami selama ini masih mengedepankan pendekatan edukasi dan persuasif untuk membangun kesadaran, tetapi penguatan penegakan hukum bagi pelaku pembuang sampah sembarangan menjadi sebuah urgensi,” ujarnya dalam keterangan di Bandung, Rabu (8/4).

Ia menambahkan bahwa pihaknya saat ini tengah berkonsultasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup untuk memperkuat regulasi serta sanksi terhadap pelanggaran.

Dia juga menyebut fenomena "kucing-kucingan" antara warga dan petugas masih terus terjadi di tempat yang seringkali menjadi tempat sampah dibuang saat tidak ada pengawasan di lokasi.

Sementara itu, pihak DLH bersama Satpol PP dan aparat kewilayahan pun mulai mengintensifkan patroli di sejumlah titik rawan, termasuk operasi pada dini hari.

Dalam upaya tersebut, petugas tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga penindakan terhadap pelanggar.

“Pelaku langsung didata dan diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya,” katanya.

Selain itu, sejumlah titik pembuangan sampah liar juga teridentifikasi di beberapa wilayah, seperti Jalan Terusan Al Fathu, Jalan Lingkar Baru Sadu, dan kawasan Pangalengan.

Kondisi ini diperparah dengan tren peningkatan volume sampah yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Pihaknya juga menyebut Pemkab Bandung terus berupaya mengentaskan permasalahan volume sampah yang saat ini mencapai sekitar 1.800 ton per hari atau meningkat dari sekitar 1.300 ton pada 2020.

Pemkab Bandung juga merencanakan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Oxbow Cicukang, Kecamatan Margaasih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Mengejutkan! Moldova Disebu...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.