Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Satu Pun Negara Mampu Terus Salurkan Bansos Tanpa Membangun Fondasi Ekonominya

📅 Selasa, 20 Feb 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Tak Satu Pun Negara Mampu Terus Salurkan Bansos Tanpa Membangun Fondasi Ekonominya Doc: ISTIMEWA
Ket. ACHMAD MARUF Pengamat Ekonomi UMY - Dia pikir bisa mengguyur dengan bansos. Tapi, dia tidak pernah berpikir kalau rupiah jebol, nilai tukarnya semakin melemah terhadap Dollar AS. Apalagi kalau fondasi ekonomi dan politik kita rapuh seperti saat ini, tidak bisa hanya mengandalkan bansos.

» Kalau fondasi ekonomi dan politik rapuh seperti saat ini, tidak akan bisa hanya mengandalkan bansos.

» Problem struktural mesti diselesaikan secara struktural juga melalui demokratisasi perekonomian.

JAKARTA - Indonesia ke depan harus melakukan transformasi untuk menegaskan arah pembangunan ekonomi dan politik ke depan. Hal itu penting untuk memperkuat fondasi ekonomi dan sistem politik agar lebih tahan menghadapi berbagai tantangan.

Pengamat ekonomi dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Achmad Maruf, yang diminta pendapatnya dari Jakarta, Senin (19/2), mengatakan jika dalam enam tahun ke depan Indonesia kehilangan misi pembangunannya, maka ke depan akan makin kehilangan kesempatan untuk bersaing di kancah global.

"Selama ini kita kalah, tidak punya daya saing industri dasar, teknologi, ditambah kualitas sumber daya manusia (SDM) sangat rendah, lapangan kerja yang kian menipis. Kalau toh pemerintah menyerap lapangan kerja, hanya sebagai birokrasi yang tidak punya produktivitas. Kalau demikian, apa yang diharapkan 10 tahun ke depan kalau politik tidak jelas," kata Maruf.

Partai politik usai pemilu bisa saja berkoalisi, tetapi yang gabung biasanya para elite, bukan rakyat. Kondisi tersebut lebih berbahaya karena rakyat tidak bersatu. Elite tidak mewakili rakyat.

Hal itu kembali kepada kondisi di mana orang yang mengerti politik, orang pintar, para cendikia, sudah memberi sinyal, namun semua itu diabaikan.

"Dia pikir bisa mengguyur dengan bansos. Tapi, dia tidak pernah berpikir kalau rupiah jebol, nilai tukarnya semakin melemah terhadap Dollar AS. Apalagi kalau fondasi ekonomi dan politik kita rapuh seperti saat ini, tidak bisa hanya mengandalkan bansos" kata Maruf.

Sementara itu, Peneliti Pusat Riset Pengabdian Masyarakat (PRPM) Institut Shanti Bhuana, Bengkayang, Kalimantan Barat, Siprianus Jewarut, mengatakan kalau hanya bergantung pada pemberian bantuan sosial (bansos) maka tidak ada satu pun yang mampu bertahan. Sebab, fondasi ekonomi dan politik adalah dua hal yang tidak terpisahkan dan tidak akan bisa bertahan kalau terus direkayasa.

"Tidak ada satu pun negara dunia yang mampu melaksanakan bansos terus-menerus, kalau fondasi ekonominya tidak dibangun.

Lebih "Prudent"

Peneliti Ekonomi Celios, Nailul Huda, mengatakan bansos di setiap negara ada dan lumrah dilakukan, termasuk di negara-negara maju seperti Amerika Serikat dan Jepang, tetapi pengelolaannya lebih prudent dan tujuannya jelas.

Pemberian bantuan sosial, katanya, merupakan salah satu dari tiga strategi utama pengentasan kemiskinan. Bantuan sosial diarahkan untuk dua hal. Pertama, penguatan daya beli masyarakat miskin agar kenaikan kebutuhan tidak menyebabkan orang semakin miskin.

"Jadi, orang miskin apabila diberi bansos untuk tujuannya mereka bisa membeli barang kebutuhan seperti bahan pangan dan sembako. Kedua, stimulus masyarakat untuk tetap konsumsi dan berproduksi, terutama untuk pembentukan produk domestik bruto (PDB) yang 50 persennya adalah konsumsi rumah tangga," jelas Huda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.