Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

WHO: Kematian Akibat Covid-19 Mungkin Mendekati 21 Jiwa

📅 Selasa, 06 Feb 2024, 00:04 WIB | Oleh:
WHO: Kematian Akibat Covid-19 Mungkin Mendekati 21 Jiwa Doc: istimewa
Ket. WHO saat ini sedang melakukan analisis terhadap angka kematian yang lebih nyata selama pandemi.

JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organisation (WHO), baru-baru ini mengatakan, berdasarkan data resmi, tercatat ada lebih dari tujuh juta kematian akibat Covid-19, dari awal pandemi hingga akhir tahun 2023, namun jumlah kematian sebenarnya akibat penyakit ini mungkin mendekati 21 juta.

Dikutip dari The Straits Times, meskipun virus korona tidak lagi menjadi kekhawatiran sebagian besar orang, masih ada orang-orang yang diam-diam menderita akibat dampak jangka panjangnya.

WHO sedang dalam proses melakukan analisis terhadap jumlah kematian yang sebenarnya selama pandemi, serta setelah penyakit ini tidak lagi menjadi darurat kesehatan global.

Kelebihan kematian dihitung berdasarkan perbedaan antara kematian yang diamati dalam jangka waktu tertentu dan jumlah kematian yang diharapkan pada periode yang sama.

"Kami sedang berupaya memperkirakan apa ini. Kami memiliki perkiraan hingga akhir tahun 2021, dan perkiraan ini sedang direvisi untuk melihat kelebihan kematian pada tahun 2022, dan akan dilakukan pada tahun 2023 juga," kata pimpinan teknis dan direktur sementara WHO untuk Kesiapsiagaan Epidemi, Pandemi, dan Pencegahan, Maria Van Kerkhove, pada konferensi pers virtual pada 12 Januari.

"Kami memperkirakan jumlah sebenarnya setidaknya tiga kali lebih tinggi."

Pada puncak pandemi, negara-negara seperti India dan Tiongkok dituduh memalsukan data Covid-19, dengan alasan untuk menjaga reputasi internasional mereka.

Laporan mengenai meluapnya kamar mayat dan dalam kasus India, jenazah dibakar di tempat parkir mobil rumah sakit dan di tepi Sungai Gangga menimbulkan keraguan mengenai jumlah sebenarnya.

Masih Jadi Spekulasi

Jumlah sebenarnya infeksi yang disebabkan oleh virus ini juga masih menjadi spekulasi. Di atas kertas, setidaknya, dunia telah menyaksikan lebih dari 712 juta kasus Covid-19 sejak wabah pertama kali terjadi di kota Wuhan, Tiongkok, pada Desember 2019.

WHO mulai mencatat kasus dan kematian akibat Covid-19 sejak Januari 2020. Namun Van Kerkhove mengatakan, jumlah yang dilaporkan kemungkinan hanya puncak gunung es.

"Data berdasarkan kasus, seperti yang dilaporkan ke WHO, bukanlah indikator yang dapat diandalkan. Ini belum menjadi indikator yang dapat diandalkan selama beberapa tahun sekarang. Jadi kalau dilihat dari kurva epi, sepertinya virusnya sudah hilang, padahal sebenarnya tidak," ujarnya.

Kurva epi, atau kurva epidemi, adalah diagram batang yang menunjukkan distribusi kasus dari waktu ke waktu. "Menurut perkiraan air limbah yang kami peroleh dari sejumlah negara, sirkulasi aktual Sars-CoV-2 berkisar antara dua hingga 19 kali lebih tinggi daripada yang dilaporkan," tambah Van Kerkhove.

Pada 14 Januari, Russia, Singapura, dan Italia merupakan negara-negara yang melaporkan jumlah kasus Covid-19 tertinggi dalam 28 hari sebelumnya. Secara global, total 941.265 kasus dilaporkan selama periode tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Iran Tolak Rencana Prancis ...
Nasional
MK gelar sidang putusan 29 ...

Pemerintah luncurkan logo HUT ke-81 RI

32 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pemerintah luncurkan logo H...
Ekonomi
Pemerintah tetapkan tenor r...

Parade janger tradisi remaja

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Parade janger tradisi remaja
Olahraga
Robert Lewandowski Gabung K...
  • Kabar Baik! Pemerintah Pertahankan Bunga KUR 6 Persen, UMKM Dapat Angin Segar
    Preview komentar:
    Thank you for sharing this informative article. Thank ...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
Susunan Pemain Brasil vs Jepang, Kedua Tim Turunkan Komposisi Terbaik, Matheus Cunha Starter, Neymar Cadangan

Susunan Pemain Brasil vs Jepang, Kedua Tim Turunkan Komposisi Terbaik, Matheus Cunha Starter, Neymar Cadangan

30 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.