Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Namibia Hage Geingob Meninggal Dunia pada Usia 82 Tahun

📅 Minggu, 04 Feb 2024, 13:29 WIB | Oleh:
Presiden Namibia Hage Geingob Meninggal Dunia pada Usia 82 Tahun Doc: BBC/GI
Ket. Presiden Geingob mengungkapkan diagnosis penyakit kankernya pada bulan lalu.

LONDON - Presiden Namibia Hage Geingob meninggal dunia saat menerima perawatan medis di sebuah rumah sakit di ibu kota negara itu, Windhoek.

Dikutip dari BBC, Wakil Presiden Nangolo Mbumba mengumumkan, Geingob tutup usia pada Minggu (4/2) dini hari.

"Di sisinya ada istri tercinta, Madame Monica Geingos dan anak-anaknya," kata Mbumba dalam sebuah pernyataan.

Pemimpin berusia 82 tahun itu didiagnosis menderita kanker dan mengungkapkan diagnosisnya kepada publik bulan lalu.

Kantornya mengumumkan dia akan pergi ke AS untuk berobat, namun akan kembali ke Namibia pada 2 Februari.

Geingob menjadi presiden pada 2015 dan menjalani masa jabatan kedua dan terakhirnya.

Dia menjalani operasi aorta tahun lalu, dan pada 2014 dia mengungkapkan telah sembuh dari kanker prostat.

Namibia akan mengadakan pemilihan presiden dan parlemen pada November mendatang.

Partai Swapo yang berkuasa, sejak kemerdekaan pada 1990, telah memilih Nandi-Ndaitwah sebagai calon presidennya.

Nandi-Ndaitwah saat ini juga menjabat wakil perdana menteri Namibia, dan akan menjadi presiden perempuan pertama di negara itu jika dia menang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

PSG Gandeng Google, Gemini Resmi Jadi Asisten AI Klub

16 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
PSG Gandeng Google, Gemini ...

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

22 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...
Olahraga
Ini Klasemen Grup A Piala A...
Luar Negeri
Semoga Tidak Ada Korban Jiw...
Ekonomi
Diversifikasi Ekspor Jadi K...

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.