Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banyak Sekali, Sulsel Bukukan Transaksi Ekspor 2,2 Miliar Dolar AS

📅 Minggu, 04 Feb 2024, 05:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banyak Sekali, Sulsel Bukukan Transaksi Ekspor 2,2 Miliar Dolar AS Doc: ANTARA/HO/Pelindo
Ket. Ilustrasi - Situasi bongkar muat di Pelabuhan Petikemas Makassar, Sulsel.

Makassar - Badan Pusat Statistik mencatat nilai ekspor Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Januari-Desember 2023 mencapai 2,2 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp34 triliun lebih (kurs Rp15.700).

Kepala BPS Sulsel Aryanto di Makassar, Sabtu, mengatakan, nilai transaksi secara kumulatif itu lebih tinggi dari transaksi Januari-Desember 2022 yakni 2,04 miliar dolar AS (c-to-c).

"Kalau secara persentase c-to-c untuk transaksi ekspor 2023 terhadap 2022 itu sekitar 8,67 persen. Dari semua komoditas, nikel adalah primadona dan menyumbang setengah dari nilai transaksi," ujarnya.

Hingga kini, katanya, Sulsel masih terus mengekspor beberapa komoditas unggulan dan juga mengimpor barang-barang penting lainnya. Namun nilai ekspor lebih baik dari transaksi impor setiap bulan, sehingga bisa terus surplus.

Adapun komoditas utama yang diekspor setiap bulan, yaitu nikel yang berkontribusi 58,36 persen; besi dan baja (12,35 persen); biji-bijian berminyak (6,17 persen); ikan dan udang (7,62 persen); serta lak, getah dan damar berkontribusi 3,43 persen.

Aryanto menyebut nikel merupakan komoditas dengan nilai ekspor terbesar dari Sulsel dari Januari-September 2023 dengan nilai sebesar 1.232,26 miliar dolar AS; disusul kelompok komoditas besi dan baja sebesar 388,95 juta dolar AS.

Kemudian biji-bijian berminyak sebesar 199,64 juta dolar AS; ikan dan udang sebesar 94,79 juta dolar AS, serta lak, getah dan damar sebesar 76,81 juta dolar AS.

Aryanto menyebutkan 10 komoditas unggulan Sulsel itu mampu menyumbang ekspor 2.179,20 miliar dolar AS atau 97,83 persen dalam neraca perdagangan. Selebihnya 2,17 persen atau 39,35 juta dolar AS dari perdagangan lainnya.

Adapun negara tujuan ekspor Sulsel pada Januari-Desember 2023 dengan nilai lima terbesar, yaitu ke Jepang dengan nilai sebesar 1,28 miliar dolar AS atau sekitar 61,81 persen; disusul Tiongkok dengan nilai 703,46 juta dolar AS (21,02 persen).

Australia dengan nilai 28,58 juta dolar AS (1,18 persen); Amerika Serikat dengan nilai 28,31 juta dolar AS (3,62 persen), dan Taiwan dengan nilai 27,11 juta dolar (2,13 persen) dari total nilai ekspor Sulsel.

Sementara itu, untuk transaksi nilai impor barang yang dibongkar lewat beberapa pelabuhan di Provinsi Sulawesi Selatan pada 2023 tercatat mencapai 1.085,20 miliar dolar atau setara Rp17 triliun lebih (kurs Rp15.700).

"Dari hasil transaksi ekspor dan impor, Sulsel masih mencatatkan surplus sekitar 1,13 miliar dollar AS atau setara Rp17,8 triliun lebih," ucap Aryanto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.