Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebakaran Melanda TPA Galuga Bogor, TNI AU Kerahkan Helikopter Bantu Padamkan Api

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 07:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kebakaran Melanda TPA Galuga Bogor, TNI AU Kerahkan Helikopter Bantu Padamkan Api Doc: ANTARA
Ket. Helikopter TNI Angkatan Udara memadamkan api yang membakar kawasan TPA Galuga di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (8/9/2026).

BOGOR - Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan helikopter TNI Angkatan Udara dikerahkan untuk membantu memadamkan kebakaran di kawasan TPA Galuga, Cibungbulang, Selasa pagi.

“Kami dibantu TNI Angkatan Udara dengan sistem water bombing, yaitu penyiraman melalui udara menggunakan helikopter dari Lanud Atang Sendjaja,” kata Rudy saat meninjau lokasi kebakaran, Selasa.

Pemadaman melalui udara dilakukan untuk menjangkau sejumlah titik api yang sulit dicapai kendaraan pemadam. Lokasi kebakaran berada di bagian belakang kawasan TPA yang berjarak cukup jauh dari akses utama.

Menurut Rudy, petugas harus menyambungkan sejumlah selang pemadam hingga mencapai panjang sekitar 400–500 meter. Jauhnya jarak tersebut membuat tekanan air semakin berkurang ketika mencapai titik api.

“Titik api berada di ujung paling belakang sehingga mobil pemadam kebakaran tidak bisa mengakses ke dalam,” ujarnya.

Kebakaran terjadi sejak Senin (7/9) sekitar pukul 16.00 WIB dan membesar pada tengah malam. Api mulai dapat dikendalikan sekitar pukul 03.30 WIB, tetapi masih menyisakan sejumlah titik yang harus dituntaskan.

Rudy menjelaskan api berasal dari lahan pertanian yang bersebelahan dengan TPA Galuga, bukan dari timbunan sampah aktif. Kebakaran kemudian merambat hingga area pembuangan sampah lama yang sudah tidak digunakan.

Pemadaman di darat melibatkan personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, BPBD, TNI, serta Polres Bogor. Kepolisian juga mengerahkan kendaraan water cannon untuk menyemprot titik-titik api.

Selain melakukan penyiraman, petugas membuat parit pembatas antara lahan pertanian dan area TPA untuk mencegah api merambat ke timbunan sampah aktif.

Rudy memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara luas lahan yang terbakar masih dihitung melalui pemantauan menggunakan pesawat nirawak atau drone.

Penyebab kebakaran juga belum disimpulkan karena petugas masih memprioritaskan pemadaman agar api tidak menjalar lebih luas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Mesir Siap Pasang Badan Ban...
Advertisement
Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.