Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiongkok Menyalip Jepang Jadi Eksportir Kendaraan Terbesar Dunia

📅 Kamis, 01 Feb 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Tiongkok Menyalip Jepang Jadi Eksportir Kendaraan Terbesar Dunia Doc: AFP
Ket. Mobil listrik BYD di terminal peti kemas internasional Pelabuhan Taicang di Pelabuhan Suzhou, Provinsi Jiangsu, Tiongkok. Tiongkok menyalip Jepang sebagai eksportir kendaraan terbesar di dunia.

TOKYO - Laporan Asosiasi Produsen Mobil Jepang atau Japan Automobile Manufacturers Association (JAMA), pada Rabu (31/1), menyebutkan Tiongkok menyalip Jepang sebagai eksportir kendaraan terbesar di dunia tahun lalu.

Dikutip dari Channel NewsAsia, Jepang mengirimkan 4,42 juta kendaraan pada tahun 2023, sementara dari laporan Asosiasi Produsen Mobil Tiongkok atau Tiongkok Association of Automobile Manufacturers (CAAM), bulan ini, telah mengekspor 4,91 juta unit.

Biro bea cukai Tiongkok menyebutkan jumlah tersebut lebih tinggi lagi yaitu 5,22 juta, peningkatan besar dari tahun ke tahun sebesar 57 persen.

Tiongkok telah mengekspor lebih banyak kendaraan dibandingkan Jepang setiap bulannya, namun data terbaru itu mengonfirmasi bahwa Tiongkok juga merupakan negara nomor satu dalam setahun penuh.

Tidak seperti perusahaan di Tiongkok, produsen mobil Jepang, termasuk Toyota, yang pada hari Selasa dikonfirmasi kembali sebagai perusahaan terbesar di dunia berdasarkan penjualan unit, juga memproduksi kendaraan dalam jumlah besar di negara lain.

Sektor otomotif Tiongkok telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, sebagian besar disebabkan oleh investasi besar-besaran pada mobil listrik, sebuah bidang di mana perusahaan-perusahaan Jepang lebih berhati-hati.

Pabrikan Jepang telah lama bertaruh pada hibrida yang menggabungkan tenaga baterai dan mesin pembakaran internal, sebuah bidang yang mereka rintis bersama dengan Toyota Prius.

Posisi Teratas

Perusahaan asal Tiongkok, BYD (Build Your Dream), bulan ini merebut posisi teratas Tesla dalam penjualan kendaraan listrik terbanyak, setelah memanfaatkan dukungan kuat pemerintah Beijing terhadap sektor yang sedang berkembang ini.

BYD mulai beroperasi pada tahun 1995 sebagai produsen baterai, dan kemudian mengalihkan perhatiannya ke produksi kendaraan hibrida plug-in dan kendaraan serba listrik. Perusahaan yang berbasis di Shenzhen ini bersaing dengan Tesla dalam hal harga di Tiongkok dan Eropa.

Selain itu, Kota Chongqing menjadi salah satu pusat utama industri otomotif Tiongkok mencatat pertumbuhan pesat dalam produksi mobil listrik alias kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV) pada tahun 2023.

Lebih dari 500.000 NEV diluncurkan dari jalur produksi di Chongqing pada tahun lalu atau melonjak 30,3 persen dari tahun sebelumnya. Chongqing menjadi tempat bagi lebih dari 1.000 perusahaan yang terlibat dalam produksi mobil dan suku cadang mobil, masing-masing dengan omzet bisnis utama tahunan minimal 20 juta yuan.

Kota tersebut memiliki rantai industri otomotif yang lengkap, yang memungkinkannya memproduksi empat juta kendaraan per tahun. Pada 2023, produksi mobil tahunan di Chongqing mencapai 2,32 juta unit kendaraan.

Manufaktur mobil di Chongqing sedang mengalami percepatan dengan kecepatan yang cenderung ke arah listrik dan pintar. Dari 2018 hingga 2022, kota tersebut mencatatkan peningkatan tahunan rata-rata sebesar 98 persen dalam produksi NEV. Tahun lalu, 100.000 tiang pengisian baru dibangun di kota itu, menambah totalnya menjadi 210.000.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

40 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.