Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kreatif, Pemprov Sulbar Kembangkan Pupuk Kandang Kotoran Kambing

📅 Senin, 29 Jan 2024, 22:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kreatif, Pemprov Sulbar Kembangkan Pupuk Kandang Kotoran Kambing Doc: ANTARA/Ho Humas Pemprov Sulbar
Ket. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengembangkan pupuk kandang dari kotoran ternak kambing untuk mendukung pembangunan sektor pertanian, di Mamuju, Senin (29/1/2024).

Mamuju - Kreatif, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengembangkan pupuk kandang dari kotoran ternak kambing untuk mendukung pembangunan sektor pertanian.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Pertanian (DTPHP) Provinsi Sulbar, Senin, mengatakan, untuk pembangunan sektor pertanian berkelanjutan maka Pemprov Sulbar melakukan berbagai inovasi.

Ia mengatakan, DTPHP Provinsi Sulbar, melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas Balai Perbibitan Hijauan Makanan Ternak dan Inseminasi Buatan (UPTD BPHMT- IB) di Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju, mengembangkan pupuk kandang.

Ia mengatakan, pupuk kandang yang dikembangkan tersebut menggunakan kotoran ternak kambing sebagai upaya pengolahan limbah dan pengembangan pertanian berkelanjutan.

Menurut dia, dengan mengembangkan pupuk kandang tersebut maka akan didapatkan sejumlah manfaat diantaranya mengurangi limbah kotoran kambing dan mengurangi pencemaran lingkungan dari kotoran ternak.

Selain itu, juga akan memperbaiki kesehatan tanah, memperbaiki kualitas tanaman, mendukung pertanian organik.

"Kemudian juga akan meningkatkan kesejahteraan peternak dan sebagai sumber pendapatan asli daerah (PAD) apabila pupuk kandang tersebut dijual untuk digunakan mengembangkan tanaman pertanian petani," katanya.

Ia mengatakan, pupuk kandang tersebut juga akan membantu pemenuhan pupuk petani pada pada lahan Hijauan Pakan Ternak (HPT) dan kebutuhan masyarakat petani lainnya.

Kepala UPTD BPHMT- IB Kabupaten Mamuju, Nurdin, mengatakan, pupuk kandang yang dikembangkan mengandung unsur hara makro dan mikro yang bisa memperbaiki struktur tanah, sehingga pertumbuhan tanaman bisa optimal.

"Kualitas pupuk kandang yang siap diaplikasikan, kualitasnya akan terus dijaga dengan memiliki ciri dingin, remah, serta wujud aslinya tidak nampak dan baunya telah berkurang," ujarnya

Ia menyampaikan, pupuk kandang yang dikembangkan tersebut mengandung amoniak yang cukup tinggi, melalui proses pengeringan dan penghancuran agar lebih mudah dimanfaatkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.