Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Angkatan Laut AS Kirim Kapal Perang Melewati Selat Taiwan Pasca Pemilu

📅 Kamis, 25 Jan 2024, 12:11 WIB | Oleh:
Angkatan Laut AS Kirim Kapal Perang Melewati Selat Taiwan Pasca Pemilu Doc: ST/FACEBOOK/USS JOHN FINN DDG 113
Ket. Angkatan Laut AS mengatakan kapal perusak USS John Finn transit melalui koridor di Selat Taiwan yang “di luar laut teritorial negara pantai mana pun”.

BEIJING - Angkatan Laut Amerika Serikat mengirimkan kapal perangnya melalui Selat Taiwan yang sensitif pada 24 Januari, misi pertama pasca pemilihan presiden dan parlemen Taiwan yang memicu kemarahan Beijing.

Disiarkan Straits Times, Angkatan Laut AS mengatakan kapal perusak USS John Finn transit melalui koridor di Selat Taiwan yang "di luar laut teritorial negara pantai mana pun".

"Transit John Finn melalui Selat Taiwan menunjukkan komitmen Amerika Serikat untuk menjunjung tinggi kebebasan navigasi bagi semua negara sebagai sebuah prinsip," kata Angkatan Laut AS dalam pernyataannya.

"Tidak ada anggota komunitas internasional yang boleh diintimidasi atau dipaksa untuk melepaskan hak dan kebebasan mereka."

Militer Tiongkok mengatakan misi tersebut adalah "kehebohan publik" dan pasukannya memantau dan memperingatkan kapal tersebut.

"Baru-baru ini, militer AS sering melakukan tindakan provokatif untuk secara jahat merusak perdamaian dan stabilitas regional," kata Komando Teater Timur Tentara Pembebasan Rakyat dalam sebuah pernyataan.

Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan kapal tersebut berlayar ke arah selatan melalui selat tersebut. Pihaknya memantau pergerakan tersebut dan mengatakan situasinya "normal".

Terakhir kali Angkatan Laut AS mengumumkan pelayaran kapal perang melalui selat Taiwan adalah pada awal November, diikuti kapal fregat Kanada.

Transit kapal perang tersebut terjadi ketika anggota DPR AS Perwakilan Republik Mario Diaz-Balart dan Perwakilan Demokrat Ami Bera, serta pemimpin Kaukus Kongres Taiwan AS, mengunjungi Taipei sebagai bentuk dukungan setelah pemilu Taiwan.

Tiongkok, yang memandang Taiwan sebagai wilayah teritorialnya, selama empat tahun terakhir secara teratur mengirimkan pesawat tempur dan kapal perang ke wilayah sekitar pulau itu dalam upayanya untuk menegaskan klaim kedaulatan yang ditolak oleh pemerintah Taipei.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
Kapal Tanker Pertamina Bant...
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.